BERBAGI
Foto Elshinta : Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

JAKARTA, Warta Nasional — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memperingatkan, informasi yang disebarkan melalui sosial media harus dipertanggungjawabkan.

“Baik meng-upload termasuk menge-share berita bohong sebetulnya bisa dikenakan pidana. Makanya saya sampaikan, jangan meng-upload berita yang belum tentu akurat,” tegas Tito di Mabes Polri Jakarta, Rabu (4/1).

Ia menegaskan, menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya bisa merugikan orang lain. Dirinya selaku penegak hukum berjanji siap memproses sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Dapat dilaporkan dan ini menjadi kasus pidana berat termasuk meng-share info yang belum tentu benar itu dapat dikenakan pidana. Jadi tolong hati-hati,” ucapnya.

Menurut Tito, berselancar di sosial media juga ada batasannya yang diatur oleh Undang-undang ITE. (Els)