BERBAGI
Foto: Ilustrasi

BATANG, Warta Nasional — Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa mengatakan, operasional jalur Tol Gringsing sebagai upaya mencegah kemacetan di pintu Brebes Timur (Brexit).

“Pemerintah serius mencari solusi kepadatan Brexit pada tahun lalu,” kata Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Polisi Royke Lumowa, di Jakarta, Kamis (15/6).

Royke mengatakan, pihaknya bersama tim terpadu meninjau persiapan operasional Tol Pejagan-Pemalang mulai dari Brexit hingga Gringsing Batang, Jawa Tengah sepanjang 110 kilometer.

“Nantinya tol ini akan difungsikan pada 19 Juni 2017 dan dibuka satu arah saat arus mudik, serta arus balik Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” tuturnya.

Proses pembangunan jalan Tol Pejagan-Pemalang memasuki tahap akhir, kata Royke, untuk itu persiapan operasional untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2017.

“Pembangunan jalan tol masih membutuhkan kelengkapan penunjuk bagi pengemudi seperti marka dan lampu jalan,” ujarnya.

Lanjut Royke menambahkan, Kondisi permukaan jalan juga masih perlu perbaikan karena bergelombang dan fasilitas tempat istirahat (rest area) minim. Nantinya ada petugas yang akan membersihkan debu pada permukaan jalan agar tidak mengganggu pemandangan pengemudi saat akan dioperasikan.

Sementara itu, Petugas dari PT Jasa Marga, Kementerian PUPR dan PT Waskita sebagai pemegang pengerjaan proyek itu akan membersihkan debu jalan tol dengan cara disemprot air.

“Untuk soal rest area, pengelola tol akan membangun tempat istirahat setiap 10 kilometer sepanjang jalur tol tersebut. Bahkan nantinya pertamina juga akan menyiapkan bensin sementara dua liter, lima liter dan 10 liter dalam bentuk kemasan bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar minyak,” jelasnya.

Royke menuturkan, Untuk mengamankan perlintasan jalan warga yang mencapai 26 titik sepanjang tol tersebut pihaknya akan menerjunkan petugas kepolisian untuk berjaga selama 24 jam. (WN-016)

Editor: Fifit D