BERBAGI
Foto WN: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi

Semarang, Warta Nasional — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang supriyadi, menyoroti masalah arus lalu lintas ketika arus mudik lebaran tiba, entah dari Jakarta, Bandung, Semarang dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus mempersiapkan jalan-jalan infrastruktur yang dilalui oleh pemudik dengan melakukan pembangunan yang ada,” kata Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, kepada wartanasional.com, di Semarang, Minggu (18/6).

Supriyadi mengatakan, pemkot tidak hanya menyoroti melulu soal pembangunan infrastruktur, namun harus bisa melakukan rekayasa lalu lintas sebelum jalan-jalan yang akan digunakan untuk para pemudik.

“Pemkot juga harus menyiapkan mengenai misal rambu-rambu dan yang paling penting Pemkot harus bisa mengatasi rob dan banjir ketika pemudik melewati jalan-jalan yang sudah menjadi langganan banjir dan rob di Ibu Kota Jawa Tengah ini,” ujarnya.

Lanjut Supriyadi menambahkan, agar pemkot Semarang juga menyediakan posko-posko kesehatan untuk mengantisipasi pemudik yang kelelahan atau sekedar istirahat.

Sementara itu, Pemkot tidak hanya fokus memikirkan bagaimana situasi lalu lintas ketika mudik namun lebih khususnya harus memperhatikan perusahaan atau kantor-kantor untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan meski ini bukan koridor dari Pemerintah.

“THR merupakan persoalan tiap tahun, oleh karenanya pemerintah harus menginformasikan dan menghimbau kepada masing-masing perusahaan untuk menyelesaikan problem THR dimulai dari H-10 lebaran,” imbuhnya.

Apabila nanti ada perusahaan yang tidak menyelesaikan dalam waktu yang ditentukan, kata Supriyadi, bahkan setelah lebaran otomatis pemerintah harus memberi sanksi tegas kepada setiap perusahaan yang melanggar tersebut. (WN-018/Syaifur)

Editor: Fifit D