BERBAGI
Foto: Ilustrasi

JAKARTA, Warta Nasional — Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengancam tidak akan menoleransi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak laik jalan untuk dioperasikan sebagai angkutan mudik Lebaran.

“Kalau sampai saat arus mudik dimulai, bus itu masih tidak laik operasi, langsung kami kandangkan,” kata Kepala Dishub DKI, Andri Yansyah, di Jakarta, Senin (19/6).

Andri mengatakan, DKI telah memeriksa atau “ramp check” bus-bus AKAP sejak satu minggu sebelum puasa. Pihaknya mencatat total keseluruhan bus yang telah diperiksa mencapai 710 unit.

“Ada 428 unit atau 60 persen di antaranya dinyatakan berada dalam kondisi tidak laik jalan,” ujarnya.

Pemeriksaan kendaraan, kata Andri, selama  musim arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dipusatkan di tiga terminal utama dan lima terminal bayangan.

“Selain kondisi bus, kami juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan sekaligus kondisi sopir,” ungkapnya.

Lanjut Andri menambahkan, Musim arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini cukup panjang, mulai sejak H-10 hingga H+15 Lebaran.

“Selama periode itulah pihak PO bus yang bus-busnya dinyatakan masih berada dalam kondisi tidak laik jalan harus cepat-cepat memperbaiki kondisi bus tersebut,” jelasnya.

Nantinya bus yang dinyatakan tidak laik jalan akan diusulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk segera dicabut izin operasinya. (WN-019)

Editor: Fifit D