BERBAGI
Istri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Foto: Istimewa

JEMBER, Warta Nasional — Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengingatkan masyarakat akan pentingnya pluralisme dan kerukunan antarumat beragama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Apa pun agama, suku dan bangsanya, manusia harus tetap dihormati, sehingga jangan dihina dan dibenci,” kata istri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Jember, Senin (19/6).

Sinta mengatakan, Indonesia yang terdiri dari berbagai macam agama, suku, budaya dan bahasa harus dijaga bersama, sehingga masyarakat harus menghormati antarsesama.

“Saya minta agar masyarakat untuk saling menghormati nilai-nilai kebhinekaan dan menjaga NKRI karena masih banyak yang belum memahami arti penting pluralisme seperti harapan yang dicita-citakan Gus Dur,” ujarnya.

Lanjut Shinta menambahkan, masyarakat yang hidup dengan penuh persaudaraan sehingga tidak boleh saling mencaci, membenci, menjatuhkan dan bermusuhan.

“Saya mengimbau, agar media sosial difungsikan untuk kebaikan, bukan untuk saling fitnah yang dapat menyebarkan kebencian antarsesama manusia,” pungkasnya. (WN-019)

Editor: Fifit D