BERBAGI
GM Angkasa Pura, Maryanto saat penyampaian peraiapan Bandara A Yani sambut Pemudik kepada Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Rombongan, Selasa (20/06/2017)

SEMARANG, Warta Nasional – Menyambut lebaran 2017, PT. Angkasa Pura Bandar Udara (Bandara) Ahmad Yani menyiapkan beberapa langkah untuk bisa mengantisipasi lonjakan pemudik yang menggunakan moda transportasi udara.

GM Angkasa Pura Kol. Cpn. Maryanto mengatakan beberapa langkah tersebut antara lain berkoordinasi dengan para stakeholders di Bandara Ahmad Yani dan berkoordinasi dengan kodam IV Diponegoro, Polda Jateng dan Lanumad A. Yani terkait bantuan keamanan.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan  para stakeholders yang ada,” katanya saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Perindustrian dan Perdagangan Agus Hermanto, di Semarang, Selasa (20/06/2017).

Maryanto, menambahkan bahwa jumlah personil inti yang akan disiagakan menjelang hari raya berjumlah 134 orang yang terdiri dari TNI, Polri, Karyawan dan jajaran Airnav.

“Jumlah tersebut bisa saja kemungkinan bertambah jika memang pemudik yang datang melalui bandara tersebut membludak,” tambahnya.

Selain itu, papar Maryanto, sejumlah fasilitas juga sudah dipersiapkan agar arus sirkulasi antar jemput penumpang berjalan dengan lancar, salah satunya yang menjadi prioritas adalah lahan parkir taxi yang bisa memuat 120 unit, parkir sepeda motor mencapai 300 unti dan parkir mobil maksimal 450 unit.

“Untuk mempersiapkan selancar mungkin, kami melakukan rapat terpadu dengan pihak internal dan eksternal serta peninjauna lapangan pada titik yang perlu diwaspadai,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyatakan bahwa dirinya puas dengan pelayanan yang telah diterapkan oleh PT Angkasa Pura Ahmad Yani walaupun ada beberapa catatan tertentu.

Saat meninjau lokasi posko mudik, politisi Partai Demokrat tersebut menyampaikan sebaiknya jajaran Angkasa pura sigap dalam mengantisipasi pemudik sehingga orang yang datang lewat bandara Ahmad Yani bisa merayakan lebaran dengan tenang selain itu beberapa atensi khusus juga harus lebih diprioritaskan menyangkut jadwal penerbangan sehingga delay pesawat yang menyebabkan terjadinya penumpukan penerbangan bisa dihindari.

“Tetap siagap dalam antisipasi pemudik membludak dan prioritaskan antisipasi ada jadwal delay pesawat,” jelasnya.

Ditambahkan, Agus juga memberikan catatan tersendiri mengenai keadaan overlay yang terjadi di bandara tersebut yang terjadi karena penguatan landasan, hal ini mengakibatkan Bandara Ahmad Yani hanya bisa beroperasi selama 18 jam mulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 24.00.

hal ini harus menjadi perhatian khusus karena bandara Ahmad Yani sudah bertaraf internasional sehingga dirinya berharap tahun depan kondisi overlay sudah bisa diatasi dan bandara bisa beroperasi 24 jam

“Banyak penumpang yang tidak dapat tiket pulang di siang atau sore hari kebanyakan memilih alternatif malam hari sebagai waktu untuk pulang, karena itu saya berharap Angkasa pura segera menyelesaikan overlay sehingga bandara bisa beroperasi 24 jam,” pungkasnya. (WN-001)

Editor : Fifit D