BERBAGI
komisaris Jendral Polisi (Komjen), Dwi Prayitno, acara sosialisasi Satgas Saber Pungli, Foto: Istimewa (WN)

SEMARANG, Warta Nasional — Pungutan Liar (Pungli) sebagai salah satu praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) membawa negara pada jurang kemiskinan. Sebagai kebijakan, Presiden mengeluarkan peraturan (Perpres) No 87 Tahun 2016 tentang Saber Pungli.

komisaris Jendral Polisi (Komjen), Dwi Prayitno, Kasatgas Saber Pungli, pada Sosialisasi Perpres No 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas (Satgas) pungli pada Mahasiswa dan Pelajar Provinsi Jawa Tengah, mengatakan terdapat sistem daring, guna melaporkan tindakan aparatur yang berpotensi pada Pungli.

“Di Provinsi Jawa Tengah selama 2017, ada 35 kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang telah diungkap,” Kata Dwi Prayitno pada sosialisasi Saber Pungli, di Aula Hotel Grand Candi, Jalan Sisingamangaraja No 16 Kaliwiru, Candisari, Semarang, kepada wartanasional.com, Selasa (31/10/2017).

Sosialisasi itu, juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, serta dari berbagai unit kerja seperti, Kejaksaan Tinggi, Pangdam, serta mahasiswa dan pelajar.

“Pelayan publik tidak diperbolehkan menerima gratifikasi, kami juga berusaha melayani publik dengan cepat,” tutur Heru. (WN-031/Nanda)