BERBAGI
ilustrasi

MANADO, Warta Nasional — Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor tepung kelapa ke Mesir pada awal November 2017.

“Pada awal bulan ini, Sulut mengekspor tepung kelapa ke Mesir sebanyak dua kali,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Selasa (14/11).

Dia mengatakan hal ini menandakan minat pembeli asal Mesir akan tepung kelapa Sulut semakin tinggi.

Pertama, Sulut mengekspor tepung kelapa ke Mesir sebanyak 18,8 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 52.373 dolar Amerika Serikat.

Dan, pengiriman kedua mengalami peningkatan menjadi 26 ton dengan nilai devisa bagi negara sebesar 62.400 dolar AS.

“Hal ini menandakan bahwa pasar luar negeri semakin terbuka dan menerima produk tepung kelapa asal Sulut,” jelasnya.

Ia menjelaskan dari sisi volume, katanya, ekspor tepung kelapa ke Mesir memang masih sedikit dibandingkan negara pembeli lainnya di kawasan Timur Tengah, namun terbukanya pasar ke negara tersebut menciptakan peluang ke depan.

Darwin mengatakan, ekspor tepung kelapa ke Mesir diharapkan terus meningkat di waktu-waktu mendatang.

“Terbukanya pasar tepung kelapa ke Mesir merupakan peluang bagi Sulut mendorong ekspor komoditas andalan itu sehingga terus merambah ke lebih banyak negara di dunia,” katanya.

Tepung kelapa merupakan salah satu komoditas Sulut yang tercatat terbanyak negara pembeli dibandingkan komoditas lainnya.

“Pasar tepung kelapa Sulut merambah bukan hanya di kawasan Eropa, tetapi juga Asia, Amerika, Australia hingga Afrika,” katanya.

Kalau dibandingkan dengan produk turunan kelapa lainnya seperti minyak kelapa kasar atau Crude Coconut Oil (CCO), maka tepung kelapa memang lebih banyak penetrasinya karena berhasil diekspor ke berbagai negara, hanya saja dari sisi volume dan nilai masih kalah banyak dibanding CCO yang selama ini dikenal sebagai penyumbang devisa terbesar ekspor Sulut.

Mesir adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Mesir juga digolongkan sebagai negara maju di Afrika.

Mesir juga merupakan Negara pertama di dunia yang mengakui kedaulatan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya) sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara.

Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.

Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Mayoritas penduduk negara Mesir menganut agama Islam sementara sisanya menganut agama Kristen Koptik. (Ant)