BERBAGI
momen Car Free Day (CFD) di area Simpang Lima Semarang, Minggu (26/11/2017), Foto: Istimewa (WN)

SEMARANG, Warta Nasional — Pada momen Car Free Day (CFD) di area Simpang Lima Semarang, kerumunan orang berbaju merah duduk selingkar menyaksikan teater. Latar teater itu dibatasi dengan kain merah membentuk simbol pita merah, identik dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immunodeficiency Sindrome (AIDS).

Ketua Panitia, Anggit mengatakan, para pemain  merupakan mahasiswa/mahasiswi Korp Sukarela(KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNNES. Pementasan teater itu salah satu serangkaian acara KSR on The Road, yang diselenggarakan oleh KSR PGSD UNNES dalam rangka mmeperingati hari HIV/AID pada 1 Desember mendatang.

“Selain teater, KSR PGSD UNNES bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menggalang dana untuk Orang Dengan HIV/IDS (ODHA). Terdapat pula orasi peduli ODHA dan flasmoob bersama 20 mahasiswa baru serta KSR Perguru Tinggi lainnya,” kata Anggit, di Simpang Lima Semarang, pada wartanasional.com, Minggu (26/11/2017)

Selain itu, Anggota KSR UIN Walisongo, Zaimatun Nikmah mengaku senang dapat bergabung dalam acara itu. Dia juga mendapatkan bunga sebagai tanda peduli HIV/AIDS.

“Teatrikalnya sangat menarik, mereka sangat mendalami karakter ketika berperan sebagai ODHA, Peri Baik dan Peri Jahat,” kata Zaim.

Wakil Koordinator KSR PGSD UNNES, Dony Vianda Putra juga mengimbau untuk menghargai orang-orang pengidap HIV/AIDS, serta memanusiakan manusia.

“Sebaiknya kita jangan jauhi orang yang mengidap HIV/AIDS, tapi jauhi penyakitnya!,” pungkas Dony.(WN-027/Nanda)

Editor: Anisah