BERBAGI
Aston Semarang Hotel and Convention Center, Foto: Istimewa

SEMARANG, Warta Nasional — Aston Semarang Hotel and Convention Center membuat pohon natal dari gulungan kertas dan kastil dari biskuit jahe akan di pasang dipasang hingga akhir Desember di Semarang, Senin (4/12/2017).

Chef Aston Semarang Hotel and Convention Center, Michael Pandelaki mengatakan aroma manisnya  biskuit dan segarnya jahe segera menyeruak menusuk hidung, membuat siapa saja yang mencium aromanya tertarik untuk mecari sumber aroma.

“Kami menyambut natal ini, membuat biskuit jahe biskuit jahe bisa membuat siapa saja mencium aromanya tertarik untuk mecari sumber aroma,” kata Chef Aston Semarang Hotel and Convention Center, Michael, di Semarang, kepada wartanasional.com, Senin (4/12/2017).

Chef Michael menjelaskan Biskuit jahe pun dipilih karena mengikuti tradisi natal di Benua Eropa, disana biskuit jahe merupakan makanan yang harus tersedia pada hari natal yang biasa jatuh pada musim dingin.

“Perlu waktu 3 minggu untuk menyelesaikan kastil ini, kesulitan yang dihadapi yaitu biskuit jahe mudah hancur karena lembab, maka dari itu untuk menjaga kelembaban, suhu ruang diatur di 18 – 20 derajat celcius,” ujar Michael.

Sedangkan, Manager Hotel, Natalie S Lukito. Dibantu oleh seorang graphic desainer, Pohon natal dari gulungan kertas ini berhasil dibuat dalam jangka waktu 1 minggu.

“Kami sengaja memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak terpakai untuk membuat pohon natal yang cantik ini, daripada dibuang, ternyata dengan sedikit kreativitas barang barang bekas ini bisa dimanfaatkan untuk mempercantik Lobby hotel kami,”kata Natalie.

Selain itu, Aston Semarang Hotel and Convention Center juga menyediakan paket Christmas Dinner Buffet seharga Rp 100.000,-. Paket makan malam  pada tanggal 25 Desember 2017 ini mulai dibuka pada pukul 18.00WIB – 22.00WIB.

“Informasi lebih lanjut mengenai pohon natal dari gulungan kertas dan kastil dari biskuit jahe dapat menghubungi Public Relations Officer, Monica Suci melalui telepon di 024 3566 869,” pungkasnya. (WN-005)

Editor: Anisah