BERBAGI
Foto: Ilustrasi

KUPANG, Warta Nasional — Dinas Perdagangan dan Perdagangan Nusa Tenggara Timur menyatakan persediaan beras bagi masyarakat setempat menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan, seperti Natal dan Tahun Baru, tetap terjamin hingga Maret 2018.

“Jaminan ini didasarkan pada stok beras yang tersimpan di gudang Bulog NTT sampai saat ini sebanyak 28.000 ton dan masih ada lagi yang akan masuk pada pertengahan bulan ini maka totalnya bisa mencapai 30.000 ton,” kata Kepala Disperindag NTT Simon Tokan di Kupang, Kamis (7/12).

Ia mengatakan hal itu terkait dengan persediaan kebutuhan pokok di daerah setempat menjelang Natal dan Tahun Baru, di pasar-pasar modern dan tradisional di Kota Kupang dan sekitarnya.

Setiap hari, pihaknya melakukan pemantauan ke pasar-pasar untuk mengetahui perkembangan harga pangan dari waktu ke waktu, lalu membuat laporan ke gubernur dan pihak terkait, seperti Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk diketahui dan diambil langkah-langkah antisipasi serta penanganan yang cepat dan tepat.

“Ini sesuai dengan instruksi Menteri Perdagangan untuk memastikan ketersediaan di tingkat masyarakat terutama menjelang hari raya besar agama dan hari raya nasional lainnya,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan ke pasar-pasar modern dan tradisional, belum ada kenaikan harga kebutuhan pokok itu yang berarti, sehingga pedagang dan konsumen, tidak perlu cemas.

Harga beras yang dijual bervariasi tergantung kualitas, yakni untuk jenis medium Rp8.100 per kilogram dan premium Rp10.000 per kilogram.

Apalagi, katanya, pemerintah melalui Kemendag sebelumnya melakukan berbagai langkah untuk menurunkan harga agar terjangkau masyarakat.

Salah satu bukti langkah yang ditempuh pemerintah, yaitu mulai 10 April 2017 Kementerian Perdagangan menerapkan kewajiban toko ritel modern dan distributor menerapkan harga eceran tertinggi untuk gula semua jenis Rp12.500 per kilogram, minyak goreng Rp11.000 per kilogram, dan daging beku asal India Rp80.000 per kilogram.

“Langkah ini diambil untuk memastikan harga terkontrol dan dengan demikian inflasi bisa rendah dan stabil,” katanya.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga gula berada di kisaran Rp13.700 per kg, minyak goreng curah Rp11.400 per liter, daging sapi Rp114.300 per kg.

Saat ini, harga gula pasir kristal di pasar tradisional dalam Kota Kupang dan sekitarnya Rp16.000-Rp18.000/kilogram, minyak goreng Bimoli Rp18,000/liter, dan daging sapi per kilogram Rp90.000. (Ant)