BERBAGI

MALANG, Warta Nasional — Mahasiswa program studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menciptakan alat bantu sensor uang bagi penyandang tuna netra, yakni Kacamata Sensor Tuna Netra atau “Kasentra”.

Salah seorang mahasiswa pencipta Kasentra UMM Yoga Adi Wijaya mengemukakan, alat ini untuk mempermudah aktivitas penyandang disabilitas guna mengenali uang, termasuk nominal maupun keasliannya dengan kacamata sensor tersebut.

“Alat bantu ini muncul karena dilatarbelakangi leh maraknya kasus penipuan pada penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat, terutama pada saat melakukan transaksi keuangan dengan pelanggan. Mereka sering tertipu, kan kasihan,” kata Salah seorang mahasiswa pencipta Kasentra UMM, Yoga Adi Wijaya, di Malang kepada wartanasional.com Sabtu (6/1/2018).

Yoga mengatakan, sebelumnya mereka datang ke lokasi pelatihan pijat tuna netra. Mereka mengeluhkan soal penipuan tarif pijat dari para pelanggannya, baik nominal maupun keasliannya.

“Ternyata uang yang dibayarkan kepada tukang pijat tuna netra itu tidak sedikit yang palsu,” tutur Yoga.

Selain itu, penyandang tuna netra tidak perlu menggunakan alat pendukung lain, misalnya smartphone atau alat lain yang lebih mahal untuk pengoperasian Kasentra.

“Alat kami memang dikembangkan dengan melihat kekurangan dan kelebihan produk yang sudah ada,” kata anggota tim lainnya, Bagus Arif.

Lanjut Bagus, Kasentra juga memiliki nilai tambah, yakni ditawarkan dengan harga yang terjangkau. “Selain desain yang gampang dibawa, harga pembuatan alat ini juga murah jika nanti akan dikomersilkan,” ujar Bagus.

Tidak berhenti pada penciptaan alat sensor untuk mendeteksi uang, nantinya alat ini juga akan terus disempurnakan fungsinya. Jika saat ini hanya dapat melakukan sensor uang, ke depan Kasentra akan dilengkapi sensor membaca bagi penyandang tuna netra untuk menggantikan huruf braille.

“Saat ini kami sedang membangun integrasi dengan mahasiswa dari program studi Teknik Informatika untuk mengembangkan fungsi sensor membaca¬† yang disematkan pada kacamata,” pungkasnya.