BERBAGI
Foto: Ilustrasi

JAKARTA, Warta Nasional — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (18/1) dibuka menguat 12,38 poin seiring berlanjutnya aksi beli saham oleh investor.

IHSG BEI dibuka menguat 12,38 poin atau 0,19 persen menjadi 6.456,89, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,17 poin (0,29 persen) menjadi 1.096,84.

“Masih bertahannya aksi beli, baik investor lokal dan asing menjadi salah satu faktor yang mendorong IHSG melanjutkan kenaikan,” kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (18/1).

Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong investor masih berada dalam posisi beli yakni perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional yang berlanjut pada tahun ini serta data neraca perdagangan Indonesia 2017 yang mencatatkan surplus.

“Sentimen itu memberikan imbas positif pada pasar modal di dalam negeri,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, pergerakan mata uang rupiah yang stabil terhadap dolar AS, serta pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang juga menguat turut menjadi penopang bagi pergerakan IHSG.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan bahwa setelah IHSG menguat dalam beberapa hari terakhir ini membuat potensi kenaikan lebih lanjut menjadi terbatas.

“Pergerakan bagi IHSG bisa cenderung bervariasi,” katanya.

Sementara itu mengenai perombakan kabinet, lanjut dia, investor tidak bereaksi negatif atas sentimen itu, karena reshuffle tidak dilakukan pada tim ekonomi yang merepresentasikan kepercayaan atas kebijakan ekonomi saat ini.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 93,64 poin (0,36 persen) ke 23.953,49, indeks Hang Seng menguat 122,63 poin (0,38 persen) ke 32.106,04 dan Straits Times menguat 6,18 poin (0,17 persen) ke posisi 3.547,98. (Ant)