BERBAGI
Ilustrasi

JAKARTA, Warta Nasional — Kepribadian anak yang berbeda-beda dipengaruhi dengan sikap orang tua yang mencontohkan segala sesuatu kepada anaknya.

Hal itu seperti dikatakan praktisi pendidikan anak usia dini, Rosalynn Tamara yang juga pendiri Montessori Haus Asia, di Jakarta, pada Senin (12/3) lalu.

“Kalau kita mau anak-anak kita berkepribadian a, b, c, kita dulu yang mencontohkan,” kata Rosalynn. Diyakininya, kepribadian anak sangat tergantung dengan lingkungan sekitar. Kepribadian anak terbentuk dari pengaruh lingkungan mulai dari dalam kandungan hingga dunia luar seperti sekolah dan lingkungan umum.

“Pertama dari dalam kandungan, ibu yang bahagia, atau tertekan, sering menangis, akan memengaruhi pada anak,” jelasnya. Kemudian setelah lahir kepribadian anak mulai terbentuk dari sikap kedua orang tua, keluarga besar, baru kemudian lingkungan di luar rumah seperti di sekolah dan lingkungan teman di luar sekolah.

Dia mencontohkan sejatinya anak tidak mengenal rasa takut, namun akibat dari rasa panik yang diraskan atau dikeluarkan oleh orang tua akan memengaruhi anak untuk terbawa panik dan takut.

Bahkan, terang dia, untuk anak usia nol sampai enam tahun, orang tua tidak perlu banyak berbicara untuk meminta anak melakukan sesuatu melainkan hanya perlu memberikan contoh. “Buat mereka, tanpa kita bicara banyak, namun apapun aksi yang kita lakukan, mereka akan ikuti,” kata Rosalynn, dikutip Antara.