BERBAGI

PADANG, Warta Nasional — Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan panitia dan pengawas ujian nasional (UN) harus tegas menerapkan larangan membawa telepon seluler (ponsel) bagi peserta ujian ke dalam kelas sebagai komitmen penegakan aturan.

“Berdasarkan temuan pada UN tingkat SMK minggu lalu, masih dijumpai ada siswa yang membawa ponsel ke dalam kelas, padahal itu dilarang, meski tidak digunakan tetap saja melanggar aturan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar, Adel Wahidi di Padang, Senin (9/4).

Menurutnya kendati tidak digunakan pengawas harus mengecek dan memastikan tidak ada peserta yang membawa telepon genggam ke dalam kelas.

“Mari bersama-sama komitmen menegakan aturan agar UN berjalan dengan transparan,” tambahnya.

Terkait dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer ia menilai metode tersebut cukup efektif mencegah terjadinya kecurangan seperti beredarnya kunci jawaban.

“Dari temuan kami semua berjalan aman dan lancar, tidak ada lagi ditemukan kunci jawaban,” lanjutnya. (Ant)