BERBAGI

KOTABARU, Warta Nasional — Dua SMAN di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, terpaksa menumpang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMA Swasta Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir.

“Kami ditunjuk Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan untuk membantu dua sekolah yaitu SMAN 1 Hampang dan SMAN 1 Pamukan Barat,” ujar Kepala SMAS ITP Tarjun Akhmad Tantani Jauhari, Selasa (10/4).

SMAS ITP Tarjun ditunjuk membantu kedua sekolah itu karena sarana prasarana yang lebih memadai. Tak hanya saat ujian, sebelumnya kedua sekolah juga melaksanakan simulasi UNBK di tempat yang sama. Meski harus menampung dua sekolah lain sekaligus, SMAS ITP Tarjun tak mengalami kendala berarti. “Untuk pembagian ruangan, kami punya tiga laboratorium. Jadi, satu lab untuk satu sekolah,” terang Akhmad Tantani.

Sedangkan untuk perangkat komputer, sekolah yang menumpang ujian juga membawa beberapa unit komputer sendiri. Total ada 80 unit komputer lebih yang digunakan, diantaranya sekitar 50 unit komputer milik SMAS ITP Tarjun. “SMAN 1 Pamukan Barat membawa sekitar 28 unit komputer, sedangkan SMAN 1 Hampang tidak membawa komputer karena belum belum memiliki,” tambahnya.

Adapun jumlah peserta ujian dari ketiga sekolah mencapai 117 orang siswa. Masing-masing 40 orang siswa SMAS ITP Tarjun, 29 orang siswa SMAN 1 Hampang, dan 108 orang siswa SMAN 1 Pamukan Barat. Sementara itu, SMAN 1 Hampang dan SMAN 1 Pamukan Barat belum mampu melaksanakan UNBK mandiri sehingga terpaksa menggabung ke sekolah lain. (Ant)