BERBAGI
Wisatawan berada di kawasan wisata lereng Gunung Merapi,

SLEMAN, Warta Nasional —  Keberadaan sejumlah pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan sentra-sentra kuliner di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di wilayah setempat.

“Selain destinasi wisata alam, wisata buatan, wisata minat khusus dan desa wisata, wisata belanja dan kuliner turut memberi andil signifikan terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, Selasa (17/7/2018)

Menurut dia, Sleman terdapat sejumlah pasar tradisional yang menarik wisatawan seperti Pasar Srowolan, Pasar Prambanan, Pasar Godean dan sejumlah pasar lainnya.

“Selain itu untuk wisata belanja modern, saat ini di Sleman terdapat sejumlah pusat perbelanjaan maupun mal yang juga banyak menyedot pengunjung,” katanya.

Ia mengatakan, untuk wisata kuliner juga banyak terdapat di Sleman seperti sentra Ayam Goreng Kalasan, Sentra Kuliner Belut Godean.

“Ada juga kuliner khas seperti Kopi Merapi, kopi klothok dan sejenisnya,” ujarnya.

Sudarningsih mengatakan, dengan tingginya kunjungan wisata belanja dan kuliner tersebut  pihaknya juga optimistis target kunjungan wisatawan ke Sleman pada 2018 sebanyak tujuh juta dapat tercapai.

“Kunjungan wisatawan ke Sleman pada 2017 yang ditargetkan sebanyak enam juta dapat terlampaui dan menembus angka di atas tujuh juta. Tahun ini target tujuh juta kunjungan wisatawan ke Sleman kami yakin dapat terlampaui juga,” paparnya.

Ia mengatakan, destiasi-destinasi yang diandalkan di Kabupaten Sleman masih wisata alam di lereng Gunung Merapi, wisata candi, wisata belanja dan kuliner, desa wisata dan museum maupun wisata buatan.

“Wisata alam lereng Merapi seperti Kaliurang, ‘Volcano Tour Merapi dan Museum Gunungapi Merapi masih menjadi favorit wisatawan saat ini,” pungkasnya.(WN-017)

Editor: Anisah