BERBAGI
Foto : Ilustrasi

SEMARANG, Warta Nasional – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jawa Tengah meminta para pelaku usaha kecil dan mikro (UKM) kuliner di wilayahnya meningkatkan kualitasnya. Salah satunya melalui pembenahan pola kemasan produk.

“Harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sehingga punya daya saing yang tinggi,” kata Kepala Kepala Dinkop UMKM Jawa Tengah, Ema Rachmawati saat menghadiri pameran UMKM tahunan di Java Mal, Jalan MT Haryono Semarang, Jumat (10/8/2018).

Ema mengatakan, hal ini perlu agar nantinya produk-produk lokal bisa naik kelas dan setara di tingkat nasional, bahkan global. Di saat bersamaan, ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk merambah penjualan melalui jejaring online. Dengan demikian, produk mereka makin berkesempatan dikenal khalayak luas dan berujung pada meningkatnya omzet tahunan.

“Jika tahun ini sudah ada 4,8 juta UMKM dan 90 persennya bergerak di bidang mikro. Maka kita sedang merancang target capaian untuk lima tahun ke depan. Semoga, tiap tahunnya kita bisa mendongkrak jumlah UMKM supaya lebih berkualitas lagi,” terangnya lagi.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, menyebut bahwa kondisi sekarang bisa dikatakan bahwa para pelaku usaha mikro memang terus menggeliat. Oleh karenanya, pihaknya berjanji terus berupaya memfasilitasi mereka dari hulu sampai hilir.

“Kita tinggal memberikan banyak fasilitas untuk status halal, penguatan packaging, dan kualitasnya. Sehingga kita bisa menciptakan keyakinan bagi konsumen bahwa bahan bakunya benar-benar berkualitas,” ujarnya.

Prijo menambahkan, untuk di Jawa Tengah sendiri, UKM yang perlu mendapat fasilitasi secara berkelanjutan yaitu yang bergerak di bidang industri kopi. Menyusul potensi yang ada saat ini terhitung cukup besar.

“Ini mengingat Jateng punya sumber alam kopi yang melimpah. Mulai dari Dieng, Wonosobo, Karanganyar,” pungkasnya. (WN-011)

Editor : Nikmah