BERBAGI
Tim P3JH sedang layani Jamaah Haji/Arsip

JEPARA, Warta Nasional – Komisi C DPRD Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berharap Kementerian Agama menambah jumlah petugas yang mendampingi calon haji karena jumlah petugas yang ada belum ideal, kata Ketua Komisi C DPRD Jepara Sunarto.

“Untuk itulah, Komisi C DPRD Jepara melakukan audiensi dengan Kementerian Agama hari ini (6/12) untuk memperjuangkan penambahan jumlah petugas haji,” ujarnya dihubungi via telepon dari Kudus, Kamis.

Ia mengatakan jumlah petugas yang mendampingi calon haji saat di Tanah Suci untuk setiap kelompok terbang selama ini hanya lima orang.

Padahal, kata dia, setiap kloter jumlah calon hajinya berkisar 200-300 orang.

Ketika sebagian peserta haji merupakan kaum manula, dia khawatir, ketika banyak yang membutuhkan bantuan selama melaksanakan ibadah haji, maka petugas pendamping haji tidak bisa maksimal dalam melakukan tugas pendampingan.

“Kami tidak bisa menentukan berapa jumlah petugas yang ideal untuk setiap 300-an calon haji,” ujarnya.

Ia mempersilakan Kementerian Agama yang menentukan indeks jumlah petugas haji untuk setiap kelompok terbangnya.

Ia juga berharap masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) mendapat kesempatan mendampingi calon haji dari kelompoknya yang diberangkatkan ke Tanah Suci sehingga pelayanan kepada calon haji di Makkah benar-benar optimal.

Selain berupaya agar jumlah petugas haji atau Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) ditambah, kedatangannya ke Kementerian Agama di Jakarta juga dalam rangka meminta bantuan anggaran untuk petugas yang akan mendampingi calon haji di Tanah Suci.

“Jika dibebankan kepada APBD Kabupaten Jepara, tentunya memberatkan sehingga perlu ada bantuan dari pusat,” ujarnya.

Untuk kuota haji yang diterima Kabupaten Jepara setiap tahunnya disesuaikan dengan kuota yang diperdari Provinsi Jateng. (Ant)