BERBAGI
Foto: Istimewa

SUKABUMI, Warta Nasional – Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berharap kelanjutan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yakni sesi II dari Cigombong hingga Cibadak segera telaksana.

“Beberapa hari lalu Pak Presiden RI Joko Widodo meresmikan sesi I Tol Bocimi ruas Ciawi-Cigombong yang saat ini sudah mulai dioperasionalkan. Dengan adanya jalan tol itu jelas sangat membantu karena bisa mengurangi waktu tempuh yang biasanya dua jam sekarang hanya 15 menit dari Ciawi ke Cigombong,” kata Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono di Sukabumi, Rabu.

Ia berharap untuk seksi berikutnya yaitu Cigombong-Cibadak, Cibadak Sukabumi Barat-Sukabumi timur bisa terus berjalan sesuai dengan rencana dan diberi kelancaran. Selain itu, informasinya untuk sesi II ini akan diresmikan pada 2020.

Bahkan, pembangunan jalan tol ini tidak hanya sampai Sukabumi saja tetapi dilanjut sampai Cianjur hingga Bandung pada 2021 mendatang. Dengan adanya jalan tol ini tentunya sangat membantu warga Sukabumi baik kota maupun kabupaten.

Sebab, selama ini dari Sukabumi ke Jakarta membutuhkan waktu sekitar enam sampai delapan jam, bahkan bisa lebih. Dengan adanya jalan tol ini tentunya selain memangkas waktu tempuh juga menghemat biaya.

Keuntungan lainnya, investor pastinya akan berdatangan ditambah wisatawan pun jumlahnya akan melonjak karena bisa dengan cepat datang ke Sukabumi untuk berwisata baik ke Geopark Ciletuh, Palabuhanratu maupun ke tempat lainnya.

Imbas positif lainnya ekonomi masyarakat dipastikan akan meningkat. Namun yang terpenting dari semua itu keberadaan jalan tol ini bisa mengurai kemacetan di jalur utama Sukabumi-Bogor.

“Konektivitas perhubungan yang dilakukan pemerintah pusat sangat membantu Kabupaten Sukabumi, selain jalan tol saat ini juga tengah dibangun jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor dan dalam waktu dekat Bandara Sukabumi pun terbangun,” tambahnya.

Adjo mengatakan potensi ini harus dimanfaatkan oleh warga Sukabumi salah satunya dengan meningkatkan keahlian agar bisa bersaing dengan warga luar yang masuk ke Kabupaten Sukabumi. (Ant)