BERBAGI
Ketua DPRD Kota Semarang, H. Supriyadi, S.Sos, MA (Kanan) dan Komisioner KPID Jateng, setiawan Hendra Kelana Saat Menjadi Narasumber Bincang Santai Bersama Ketua DPRD Kota Semarang di Balai Kelurahan Rejosari Semarang Timur (Foto: WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengajak masyarakat untuk membetengi keluarga dari penyebaran hoax, seiring dengan berkembangnya teknologi digital yang belakangan semakin pesat.

“Kemajuan teknologi digital yang belakangan semakin pesat diperlukan ada upaya untuk membentengi anak bangsa terhadap informasi yang dapat merusak karakter,” kata Supriyadi seusai acara diskusi melawan hoax ditengah msayarakat yang digelar di Balai Kelurahan Rejosari Semarang Timur, Rabu (20/03/2019).

Supriyadi mengatakan, penyebaran hoax akhir-akhir ini cukup masif untuk itu pihaknya mengajak semua elemen termasuk orang tua supaya anak-anak kita harus dibentengi dari pengaruh-pengaruh buruk, jangan sampai gagal karena pengaruh negatif di dunia maya akan mengancam eksisteni bangsa kedepan.

“Anak-anak dan generasi milenial harus dibentengi dari pengaruh-pengaruh buruk, serta perlu ada pendampingan,” ujar Anggota DPRD Kota Semarang Daerah Pemilihan (Dapil) Semarang Tengah, Semarang Timur dan Semarang Utara.

Lanjut Supriyadi, mengharapkan pemerintah dapat memberikan pendidikan, pelatihan terkait pengetahuan kewarganegaraan dan indiologi pancasila, sehingga mampu mendorong masyarakat dapat mandiri dalam ikut memerangi berita hoax, radikal dan terorisme di jagad maya, karena mengancam dan merusak moral generasi penerus bangsa.

“Aktifkan kembali pendidikan dan pelatihan pengetahuan kewarganegaraan dan indiologi pancasila di masyarakat,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Sikap itu, lanjut Supriyadi, merupakan upaya untuk mendorong masyarakat lebih cerdas dapat ikut menangkal berita-berita hoax di berbagai media sosial, mengingat di era digital serangan hoax kian marak dan membahayakan generasi muda.

Sementara itu, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng Setiawan Hendra Kelana menuturkan lembaga penyiaran terutama di Jawa Tengah diminta gencar melakukan penyiaran layanan masyarakat dengan menyerukan memberantas berita-berita hoax.

Ditambahkan Setiawan, komitmen kami dari KPID Jateng yakni meningkatkan kualitas siaran dengan pengawasan dan meminta lembaga penyiaran memproduksi berita ataupun informasi yang benar dann meliterasi masyarakat.

“KPID sebagai lembaga negara independen juga konsen dalam memberantas hoax hingga ke depan KPID akan serius mengawasi seluruh siaran yang ada di wilayah Jateng,” pungkasnya. (WN-168)

Editor : Hanifah