BERBAGI
Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan E-BPHTB Bagi Notaris dan PPAT Kota Semarnag, (Foto: Ist)

SEMARANG, Warta Nasional – Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Hanik Khoiru Solikah mengatakan, sosialisasi E-BPHTB sangat diperlukan guna merealisasikam target pendapatan pemerintah dari sektor BPHTB.

“Dengan adanya program baru akan mempermudah teman-teman PPAT menyampaikan laporan sehingga mereka tidaj enggan untuk berkomunikasi dengan hal itu,” katanya, Rabu (10/04/2019).

Meski tahun lalu pendapatan BPHTB sudah cukup baik, Hanik berharap tahun 2019 ini bisa menghasilkan pendapatan lebih banyak dengan program E-BPHTB.

Terkait dengan kebijakan menaikan target, dia menjelaskan, adanya program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) dari presiden akan meningkatkan aktivitas BPHTB.

“Harapan kami tidak hanya transaksi yang dilakukan dari warga ke warga tapi dari investor yang kemudian mereka melakukan hal-hal yang berhubungan dengan pemanfaatan lahan,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang menargetkan pendapatan dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) naik sekitar Rp 10 miliar dari tahun sebelumnya.

“Isyaallah kami tidak menghitung banyaknya kenaikan target. Pokoknya kami lakukan sebanyak-banyaknya karena pembangunan kota tidak bisa lagi tergantung ke Provinsi atau Pusat kecuali sifatnya khusus,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana.

Menurutnya, pajak BPHTB adalah tulang punggung atau primadonanya pendapatan Kota Semarang. Oleh karena itu, pihaknya selalu berupaya agar pendapatan dari pajak BPHTB bisa terus digali.

Adapun upaya yang dilakukan untuk mengefisiensikan pelayanan dan memperbanyak pendapatan dari sektor ini, pihak Bapenda mengadakan sistem online. Bapenda juga terus lakukan sosialusasi agar para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dapat memanfaatkan sistem online ini. Dengan online ini, PPAT bisa mengakses dari manapun, tidak memakan waktu, dan leamanan data terjamin.

“Pernah ada kasus pemalsuan tandatangan saya dan Bank Jateng pada pembayaran BPHTB, dengan online ini kasus-kasus tersebut bisa diminimalisir atau tidak ada,” pungkasnya. (WN-002)

Editor: Hanifah