BERBAGI
Foto: Ilustrasi

CILACAP, Warta Nasional – Pemerintah Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menawarkan sejumlah potensi wisata yang ada di kawasan laguna Segara Anakan, kata Camat Kampung Laut Nurindra Wahyu Wibawa.

“Ada beberapa potensi wisata di Kampung Laut, baik wisata religi, edukasi, alam atau bahari, kuliner, dan budaya,” katanya, Kamis (11/04/2019).

Ia mengatakan destinasi wisata religi yang sudah banyak dikunjungi wisatawan, yakni Gua Masigit Sela (wisata religi umat Islam, red.) dan Gua Maria (wisata religi umat Nasrani, red.).

Selain itu, di Kampung Laut juga terdapat Kawasan Wisata Arboretum Mangrove “Kolak Sekancil” yang memiliki berbagai koleksi tanaman mangrove.

“Sekarang ada tambahan berupa destinasi khusus Kampung Mandiri Energi di Dusun Bondan yang mendapatkan bantuan pembangkit listrik tenaga surya dan tenaga angin dari Pertamina karena di sana tidak ada jaringan listrik dari PLN,” katanya.

Menurut dia, potensi perairan Kampung Laut juga menjadi destinasi wisata bahari dan kuliner berupa makanan olahan berbahan baku ikan, udang, dan kepiting.

Sementara untuk potensi wisata budaya, dia mengatakan saat sekarang tradisi sedekah laut yang biasa digelar masyarakat Kampung Laut setiap bulan Sura atau Muharam terdiri atas dua kegiatan.

“Selain ada sedekah laut yang bersifat tradisional, juga ada sedekah laut yang bernuansa islami. Kalau untuk kesenian ada dua jenis yang berkembang, yakni kesenian Jawa dan Sunda, namun lebih dominan kesenian Jawa,” katanya.

Disinggung mengenai kegiatan promosi wisata, dia mengatakan hal itu belum tersistem dengan tertib karena pihaknya baru sebatas mengandalkan media sosial, pertemanan, dan sebagainya.

Kendati demikian, berbagai upaya terus dilakukan untuk memromosikan Kampung Laut, salah satunya dengan mengikuti program Koridor Ekonomi Perdagangan Investasi dan Pariwisata Jawa Tengah (Keris Jateng).

“Kami sudah mengajukan proposal, kami kemudian paparan dan lolos, sekarang akan memasuki tahap survei. Informasi yang kami terima, dari 35 kabupaten/kota, yang lolos kalau enggak salah 12 kabupaten,” pungkasnya. (Ant/WN)