BERBAGI
Foto: Ilustrasi

KUDUS, Warta Nasional – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meluncurkan pusat panggilan atau call center 112 sebagai wadah pelaporan masyarakat di Kudus jika sedang berada dalam kondisi gawat darurat mulai dari permasalahan bencana hingga kesehatan.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil saat peresmian Unit Siaga Darurat dan Bencana (U-Garuda 112) mengatakan masyarakat tidak perlu lagi kesulitan untuk layanan gawat darurat.

“Masyarakat tidak perlu lagi kesulitan untuk layanan gawat darurat dalam jumlah banyak karena cukup menyimpan nomor 112 bisa digunakan untuk berbagai kepentingan mulai dari permasalahan bencana alam, kesehatan hingga ancaman hewan liar,” katanya, Kamis (12/04/2019).

Sementara itu, Kepala Seksi Perencanaan dan Monitoring Direktorat Pengembangan Pita Lebar Khusus Kementerian Kominfo Agung Setio Utomo, mempersilakan masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

“Bagi warga yang hendak melahirkan membutuhkan pertolongan segera bisa pula menghubungi U-Garuda 112 tersebut karena bisa diakses dengan telepon selular,” Ujarnya.

Ia juga menuturkan saat ini bisa diakses oleh penyedia layanan Telkomsel, XL, dan Indosat

“Jika saat ini baru bisa diakses oleh provider (penyedia layanan) Telkomsel, Xl, dan Indosat. Sedangkan provider lainnya akan dikoordinasikan agar bisa mengakses layanan tersebut,” tuturnya.

Ia berharap layanan tersebut juga melayani laporan balita kurang gizi yang bisa segera direspons oleh Dinas Kesehatan maupun Rumah Sakit Umum Daerah Loekmono Hadi Kudus.

“Semua jajaran Pemkab Kudus bersedia memberikan pelayanan dengan ikhlas serta dukungan masyarakat luas,” pungkasnya. (Ant/WN)