BERBAGI

SEMARANG, Warta Nasional – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wisnu Wijaya Adi Putra mempertegas perjuangannya untuk menghapus pajak sepeda motor yang dinilai membebani rakyat.

Menurut Wisnu selama ini Kebijakan ekonomi pemerintah seperti kenaikkan harga BBM hanya menguntungkan kelas ekonomi atas, padahal pemakai BBM sebagian besar adalah pengguna sepeda motor yang notabene dimiliki oleh rakyat kecil.

“Sepeda motor di Indonesia saja jumlahnya mencapai 105 juta dan itu dimiliki oleh rakyat kecil, dengan harga BBM yang tinggi seakan akan kita seperti dipaksa saat mengisi BBM di SPBU” tutur Wisnu di Semarang pada Sabtu (13/04/2019).

Belum lagi harga kebutuhan pokok yang tidak stabil membuat rakyat terbebani dan berada dalam kondisi yang tidak pasti. Hal ini membuat Wisnu semakin menguatkan tekad untuk maju ke Senayan di Dapil 1 Jawa Tengah yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Kabupaten Kendal.

“Tekad saya hanya ingin mengurangi beban rakyat yang semakin berat dengan kenaikan TDL dan harga pangan yang melambung, saya bersama PKS akan memperjuangkan RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup” tegas pria kelahiran Mugas Semarang ini.

Lebih lanjut Wisnu menilai program penghapusan pajak motor ini lebih tepat daripada program tax amnesty yang hanya mengampuni pajak para konglomerat dan pemodal nakal yang menyimpan ribuan triliun dananya di luar negeri.

” Jika tax amnesty akan menguntungkan segelintir elit pemodal besar membela hak ekonomi 100 juta rakyat kecil yang menggunakan motor lebih utama ” tutur Wisnu. 

Wisnu menjelaskan penghapusan pajak ini merupakan bentuk insentif kepada pengguna kendaraan bermotor. Hal ini dilakukan agar tercipta keadilan bagi pengguna motor dan mobil. 
“selama ini insentif hanya diberikan oleh pengguna roda empat yang mendapat fasilitas jalan tol dengan dana APBN yang sangat besar. maka sudah sewajarnya pengguna sepeda motor mendapatkan fasilitas yang sama dengan pembebasan pajak ini” jelas putra pensiunan PNS ini.

Kurangi Beban Rakyat Dengan Tumbuhkan UMKM

Perjuangan Wisnu dalam mengurangi beban rakyat tidak hanya melalui menghapus pajak motor. Pengusaha muda yang merupakan Founder & Owner PT Halal Network International (HNI) ini berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan serta bantuan modal kepada masyarakat agar bisa mandiri.  

“Selama ini saya dan tim sudah melakukan berbagai macam pendampingan dan permodalan bagi industri rumah tangga di tanah air dan tujuh negara, berdasar pengalaman ini kami akan berusaha menumbuhkan UMKM di JAwa Tengah agar Go internasional” terang Wisnu

Wisnu berkomitmen mewujudkan satu desa satu perusahaan dan satu rumah satu pengusaha, dengan pengembangan program ini maka akan terbuka lapangan pekerjaan baru.  Apalagi nantinya saat menjadi wakil rakyat akses permodalan dari pemerintah dapat disalurkan langsung ke masyarakat.

” kami juga siap membuka 8000 lapangan kerja ( saat ini Alhamdulillah 1000 tenaga kerja laki laki sudah diserap di pabrik yg diresmikan bulan Februari 2019 berlokasi di Purbalingga – Jawa Tengah ) dan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan, petani, nelayan dan buruh,”katanya.

Bapak yang memiliki 5 putra ini memiliki binaan usaha hampir merata di Jawa Tengah, dan juga diseluruh indonesia

Partner Bisnis Sandiaga Uno

Untuk diketahui, Wisnu Wijaya Adi Putra atau biasa disapa Mas Wisnu adalah seorang entrepreneur yang merupakan Partner Bisnis Bang Sandiaga Uno ( Cawapres ). Kini Ms Wisnu aktif membina 700 UMKM yg tersertifikasi BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi) di Indonesia dan 7 negara. 

Bersama tim founder PT HNI HPAI saat ini telah mendirikan pabrik bersertifikasi internasional di Jawa Tengah dan mengakuisisi beberapa perusahaan yang kolaps di DKI & Jawa Barat, disehatkan management, produksi dan cash flownya.

Kondisi ekonomi yang stagnan seperti sekarang ini membuat Wisnu diamanahkan menjadi Caleg DPR RI dari PKS (Nomor urut 8) Dapil Jateng I  yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga dengan nomor urut empat. 

Wisnu punya tekad yang kuat, harus diperjuangkan dan menjadi skala prioritas perhatian pemerintah pusat dan daerah, lima tahun yang akan datang  di Jawa Tengah khususnya berawal dari di dapilnya akan terwujud UMKM dan Wirausaha lokal yang sukses dan menguasai pasar domestik juga mancanegara. (WN-009)