BERBAGI
Game Boy. (Foto: Ist)

JAKARTA, Warta Nasional – Bagi generasi 90-an pasti kenal dengan Game Boy. Tiga puluh tahun lalu, Nintendo merilis Game Boy, konsol video game genggam pertamanya.

Arstechnica melansir ada enam alasan mengapa Game Boy mendominasi pasar permainan videohandheld selama tiga dekade.

1. Tetris

Saat ini, sudah jadi hukum wajib pemasaran bahwa setiap platform perangkat keras baru membutuhkan “aplikasi mematikan” untuk bisa benar-benar berhasil.

Balok-susun klasik yang ditemukan oleh Alexey Pajitnov mudah dimainkan dalam sesi singkat, dan grafisnya yang sederhana dan sebagian besar permainan non-aksi terbukti sempurna untuk kemampuan layar terbatas Game Boy.

Pada akhirnya, Tetris terbukti sangat populer sehingga dengan cepat mendorong penjualan konsol genggam Nintendo hingga jutaan.

2. Ketahanan baterai

Game Boy asli konon punya ketahanan masa pakai baterai 10 hingga 30 jam pada empat baterai AA, menurut sumber yang berbeda.

Dari sudut pandang desain perangkat keras, perhatian pertama Nintendo terhadap Game Boy selalu tampak seperti daya tahan baterai. Masuk akal, karena portabilitas perangkat elektronik berhubungan langsung dengan berapa lama Anda dapat menggunakannya tanpa ditambatkan ke kabel listrik.

3. Merek Nintendo

Selain daya tahan baterai, Game Boy memiliki keunggulan besar di belakangnya yang tidak dimiliki oleh pesaingnya yaitu nama merek monster “Nintendo” yang mendominasi 80 persen pasar video game.

Mereka tahu bahwa mereka dapat mengandalkan Nintendo untuk menyediakan perangkat lunak kelas dunia untuk konsol baru, terutama berkat serangkaian waralaba populer yang patut ditiru seperti Super Mario Bros, Zelda, Metroid, dan Kid Icarus.

4. Harga

Game Boy dijual seharga 89,95 dolar saat diluncurkan di AS. Bandingkan dengan pesaing terdekatnya saat diluncurkan seperti TurboExpress dijual seharga 249,99 dolar, Game Gear 149,99 dolar, dan Lynx 189,95 doalr.

Nintendo mampu menawarkan Game Boy dengan harga lebih murah terutama karena layar LCD monokrom non-backlit yang lebih murah.

5. Pokemon

Tetris mungkin menjadi bintang bagi penyuka Game Boy, tetapi kehadiran Pokemon membuatnya statusnya menjadi legendaris.

Monster yang mengumpulkan RPG untuk Game Boy asli mampu terjual 20 juta kopi, gabungan di AS dan Jepang, juga membuktikan bahwa platform Game Boy yang menua masih relevan pada akhir 1990-an.

6. Fleksibilitas

Sepanjang dua dekade pertama sejarahnya, Game Boy jelas merupakan perangkat keras waralaba yang selalu memperbaiki diri.

Seiring perkembangan teknologi, Nintendo secara teratur menyegarkan konsol genggamnya untuk memberikan usia baterai yang lebih baik, tampilan yang lebih tajam, dan bentuk yang lebih ringkas.

Pada 2009, Nintendo telah merilis tujuh model berbeda dalam seri Game Boy yakni Game Boy, Game Boy Pocket, Game Boy Light (hanya Jepang), Game Boy Color, Game Boy Advance , Game Boy Advance SP, dan Game Boy Micro.

Dalam tujuh model tersebut, Nintendo memberikan banyak variasi warna dan bahkan beberapa revisi perangkat keras kecil.

Nintendo juga merilis tiga adapter konsol rumah yang memungkinkan pengguna untuk memainkan permainan Game Boy di TV, yaitu Super Game Boy dan Super Game Boy 2 (Jepang) untuk Super NES, dan Game Boy Player untuk GameCube. (Ant/WN)