BERBAGI
AKBP Kristanto Yoga Darmawan S.I.K., M.Si

PEMALANG, Warta Nasional – Polres Pemalang berhasil menagkap lima pelaku perjudian togel yang meresahkan masyarakat dalam kurun waktu dua hari yaitu pada hari Jum’at (10/05) dan Sabtu (11/05).

“Penangkapan dilakukan dalam rentang waktu dua hari sejak jumat (10/05) hingga sabtu (11/05), ” kata Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan S.I.K., M.Si saat melakukan konfersi pers, Senin (13/05/2019) kemarin.

Kristanto juga menjelaskan bahwa penangkapan lima pelaku perjudian togel ini merupakan hasil pengembangan dari tiga laporan polisi.

“Dari tiga laporan polisi, Polres Pemalang telah mengamankan lima pelaku perjudian togel dari tiga TKP yang berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang” terangnya.

Dia menyebutkan bahwa dua diantara lima pelaku berinisial PR (25) dan UD (23) ditangkap saat melakukan penjualan judi togel di kios Pasar Pagi Pemalang ikut Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang.

“Sisanya, satu pelaku dengan inisial AZ (45) ditangkap di jalan desa ikut Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang, serta dua tersangka W (55) dan P (38) ditangkap di warung miliknya yang beralamat di Desa Tumbal Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

Dia mengatkan salah satu pelaku memiliki omset sekitar 2,5 sampai 3 juta setiap harinya dengan cara membagikan kupon togel kepada pengecer.

“Pelaku dengan inisial AZ setiap harinya membagikan kupon togel kepada pengecer dengan menggunakan SPM Yamaha Mio 125 miliknya,” tuturnya.

Sedangkan dua tersangka yang diamankan di Desa Tumbal Kecamatan Comal, masing-masing berperan sebagai penjual dan pembeli.

“Tersangka dengan inisial P menjual togel tanpa kupon kepada W, P selaku penerima titipan dan yang memasang togel hanya memberikan kertas putih saja untuk ditulis oleh pembeli” jelas Kristanto.

Para pelaku nantinya akan mendapatkan ancaman penjara paling lama sepuluh tahun atau denda paling banyak 25 juta rupiah.

“Kelima pelaku dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah” pungkasnya (WN-009)

Editor : Shandika