BERBAGI
Foto: Ilustrasi

BOYOLALI, Warta Nasional – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali menyatakan persediaan elpiji subsidi atau tabung ukuran 3 kilogram di wilayah setempat aman untuk memenuhi kebutuhan pada saat bulan puasa dan Lebaran.

“Jumlah persediaan elpiji subsidi di Boyolali dijamin masih aman untuk kebutuhan hingga Lebaran mendatang,” kata Kepala Seksi Distribusi Barang dan Kebutuhan Pokok Disdagperin Boyolali, Ida Widyaningsih, di Boyolali, Kamis (16/05/2019).

Ida Widyaningsih mengatakan kuota elpiji untuk wilayah Boyolali tahun ini sebanyak 11.187.333 tabung, sedangkan realisasi penyaluran hingga April tahun ini sebanyak 3.631.920 tabung. Sehingga, sisanya masih sebanyak 7.555.413 tabung atau stok masih aman hingga akhir tahun.

“Pertamina memberikan kuota elpiji subsidi tahun ini ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya hanya 9.791.333 tabung,” kata Ida.

Oleh karena itu, masyarakat di Boyolali dinilai tidak perlu khawatir soal persediaan elpiji 3 kilogram menjelang Lebaran. Meskipun, masyarakat pada Ramadhan ini, tentunya kebutuhan untuk memasak akan mengalami peningkatan.

Namun, kata dia, stok elpiji akan selalu mendapatkan pasokan dari Pertamina kepada agen-agen yang tersebar di 19 kecamatan.

“Agen elpiji subsidi di Boyolali ada 17 titik. Mereka akan mendapatkan pasokan elpiji dari Pertamina sesuai pemesanan atau kebutuhan,” ucap Ida.

Selain itu, ujar dia, Pemerintah Kabupaten Boyolali sudah melakukan imbauan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Boyolali agar tidak menggunakan elpiji tabung ukuran 3 kilogram mulai 5 Januari 2018 hingga sekarang.

Dengan program tersebut, lanjutnya, pemkab gencar menyosialisasikan di 19 kecamatan di Boyolali sehingga PNS juga banyak yang beralih ke elpiji nonsubsidi atau 5,5 kilogram atau 12 kilogram.

“Hal ini, tentunya akan mengurangi kebutuhan elpiji subsidi di wilayah Boyolali. Pasokan akan ditambah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk persediaan akan cukup sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Ida.

Sebelumnya, Unit Manager Comm dan CSR MOR IV PT Pertamina, Andar Titi Lestari menyatakan stok elpiji 3 kg di Provinsi Jawa Tengah bakal ditambah. Penambahan sebanyak 8 persen untuk mencegah kelangkaan gas di tengah lonjakan permintaan pada Ramadhan ini.

Selain itu, Pertamina MOR IV juga akan menyiagakan Tim Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H yang akan dimulai pada H-15 hingga H+15 Hari Raya Idul Fitri. Tim satgas ini akan bertugas selama 24 jam setiap hari untuk memonitor ketersediaan elpiji.(Ant/WN)