BERBAGI
Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Sidak Pasar Johar dan Pasar Peterongan. (Foto: WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ombudsman RI Perwakilan Jateng melakukan sidak di dua pasar di Kota Semarang yakni Pasar Peterongan dan Pasar Johar relokasi untuk mencegah maladministrasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Sidak ini dilakukan secara serentak oleh 34 untuk mencegah maladministrasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melakukan pengendalian harga barang kebutuhan pokok dan barang penting serta pengawasan ketersediaan barang kebutuhan pokok,” Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI, Sabarudin Hulu, Jumat (17/05/2019) kemarin.

Sabarudin Hulu dan Tim Sidak menemukan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Peterongan dan Pasar Johar (relokasi) masih terlihat aman dan harga stabil.

“Masyarakat lebih minat beli beras C4, Delangu, mentik wangi karena kualitas dan juga harga terjangkau,” ujarnya.

Ia juga menuturkan Harga gula pasir di Pasar Peterongan bertahan pada harga Rp. 13.000/kg, sejak minggu pertama ramadhan. Sementara cabai keriting di Pasar Johar mulai Rp. 10.000/kg, apabila dibeli untuk partai besar berkisar Rp. 7000/kg

“Selain gula pasir, bawang merah dan bawang putih pasca operasi pasar minggu pertama ramadhan, harga grosir dan eceran bawang putih masih sama yakni Rp.40.000/kg, harga grosir bawang merah di pasar peterongan turun menjadi Rp. 30.000/kg, harga grosir bawang merah di pasar Johar relokasi Rp. 25.000/kg dan bawang putih Rp. 30.000/kg. Sementara harga telor ayam curah turun menjadi Rp. 23.000/kg dan daging sapi dikisaran harga Rp. 95.000/kg s/d Rp. 110.000/kg,” tuturnya.

Ia meminta kepada Pemerintah Provinsi Jateng dan para Kepala Daerah di 35 Kabupaten/Kota untutk mengantisipasi lonjakan harga satu minggu sebelum hari raya idul fitri dan mengawasi ketersediaan barang kebutuhan pokok.

“Penyelenggara pemerintahan daerah mempunyai kewajiban melayani masyarakat, sebaiknya siaga pada situasi ini dan turun ke pasar melihat harga barang kebutuhan pokok dan ketersediaan, untuk mencegah keluhan dan kekecewaan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan hasil sidak di dua pasar tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Jateng telah melaporkan kepada Ketua Ombudsman RI di Pusat.

“Kami telah melaporkan kepada Ketua Ombudsman RI di Pusat, sebagai bahan tindaklanjut untuk memberikan saran kepada pemerintah pusat dalam mengendalikan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting serta ketersediaan bahan pokok,” pungkasnya. (WN-002)

Editor: Astrid