BERBAGI
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr Ashari Pemalang, dr. H Muchamad Nur Aziz bersama Istri (Foto : Dok. Pribadi)

PEMALANG, Warta Nasional – Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr Ashari Pemalang, dr. H Muchamad Nur Aziz memiliki tekad untuk membawa perubahan tanpa menghilangkan identitas dan budaya asli Kabupaten Pemalang, guna meningkatkan daya tarik dimata dunia.

“Identitas yang kuat dan budaya yang lestari adalah kuncinya,” kata Founder Edukasi Pemalang itu di Pemalang, Ahad (19/05/2019).

Dokter Aziz mengatakan, bahwa dirinya memiliki rasa penasaran yang kuat terhadap kota atau negara di luar negeri kenapa bisa maju dan itulah keinginannya untuk berkeliling dunia, sehingga rasa penasarannya bisa terjawab dan nantinya  dapat diimplementasikan di daerahya yakni di Kabupaten Pemalang.

“Selain rasa penasaran juga ingin mengamati pembangunan tata kota atau negara di luar negeri dan bisa dicontoh di negara kita ,” ujarnya.

Dokter Aziz, mengungkapkan tujuannya berkeliling dunia itu yakni untuk mengamati tata ruang kota atau negara, cara berkehidupan, mempelajari ekonomi, mengamati kehidupan sosialnya, Industri, teknologi yang dipakai, metode-metode pemerintahannya dan mempelajari kehidupan pariwisatanya.

Lebih lanjut, dokter Aziz menyampaikan Negara yang telah disambangi yakni seperti Tiongkok, Rusia, Amerika Serikat, Belanda, Malaysia, Spanyol, India, Thailand dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan.

“Negara-negara itu yang menjadi referensi untuk dicontoh di negara kita secara umum dan secara khusus di kampung halama kita yakni di Pemalang agar lebih apik dari sekarang ini,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh dokter Aziz, banyak pelajaran yang didapat dari mengelilingi dunia itu yakni membawa perubahan dari apa yang telah ia pelajari tanpa menghilangkan identitas dan budaya asli yang ada di Pemalang, karena sebuah daerah akan dilirik oleh mata dunia karena identitasnya yang kuat dan budayanya yang lestari.

“Kami bertekad dan optimis bisa membawa perubahan untuk Pemalang lebih Apik kedepannya dari sekarang ini,” pungkasnya. (WN-001)

Editor : Hanifah