BERBAGI
Pemudik berada di dalam angkutan bak terbuka di Jalur Tol Pejagan-Pemalang, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (10/6/2018).

Mukomuko, Warta Nasional – Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kembali mengimbau pengendara mobil bak terbuka untuk tidak mengangkut penumpang di jalan raya di daerah ini.

“Larangan mobil bak terbuka mengangkut penumpang sudah menjadi prosedur tetap (protap) dan kami mengimbau pengendara untuk tidak melanggarnya,” kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko Kompol Hasdi dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu (25/05/2019).

Ia mengatakan, kepolisian Resor setempat menyampaikan imbauan tersebut untuk mengantisipasi jangan sampai mobil bak terbuka mengangkut masyarakat yang ingin menonton hiburan rakyat saat libur lebaran di objek wisata daerah ini.

Kepolisian Resor setempat hampir setiap tahun mengimbau pengendara mobil bak terbuka untuk tidak membawa penumpang yang menyaksikan hiburan rakyat saat libur lebaran di sejumlah objek wisata daerah ini.

Ia menegaskan, personel kepolisian resor setempat akan memberikan sanksi tegas terhadap pengendara mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang di jalan raya di daerah ini.

“Mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang tidak hanya membahayakan penumpang itu sendiri, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara lain,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menyatakan, tidak ada razia kendaraan selama libur lebaran tahun ini. Personel polisi setempat tetap menjalankan tugas mengatur lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera di daerah ini dan di sejumlah lokasi objek wisata yang ramai dikunjungi masyarakat saat libur lebaran.

Ia mengatakan, pihak kepolisian setempat akan memberikan pelayanan bagi masyarakat yang mudik dan balik lebaran melewati Jalinsum daerah ini serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat setempat yang melanggar lalu lintas selama mudik dan balik lebaran tahun ini.

“Kita minta supaya masyarakat mengendarai sepeda motor tidak melanggar lalu lintas, begitu juga mobil bak terbuka jangan mengangkut penumpang karena bisa membahayakan penumpang tersebut,” pungkasnya. (Ant/WN)