Senin, Juni 24, 2019
Mensos Akan Beri Bantuan Logistik Korban Banjir di Konawe Utara

Mensos Akan Beri Bantuan Logistik Korban Banjir di Konawe Utara

BERBAGI
ilustrasi Kementerian Sosisal RI
ilustrasi Kementerian Sosisal RI

Kendari, Warta Nasional – Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dijadwalkan akan berkunjung ke lokasi korban banjir di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara dengan tujuan akan menyerahkan bantuan logistik bagi warga masyarakat setempat.

Kepala Biro Kerja Sama dan Publik Setda Provinsi Sultra, Harmin Ramba di Kendari, Selasa, membenarkan kehadiran orang nomor satu di Kemensos dalam rangka memberi bantuan penanganan banjir di Konawe Utara.

“Jadwalnya sore ini, sekitar pukul 15.50 WIB baru bertolak dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dan tiba di Kendari diperkirakan pukul 19.45 Wita,” katanya.

Sebelum ke lokasi banjir, lanjut Harmin, Mensos bersama rombongan akan menginap semalam di salah satu hotel di Kota Kendari. Esok paginya (Rabu, 12/6/2019) baru akan ke Konawe Utara dengan menggunakan pesawat helikopter yang didampingi Gubernur Sultra.

“Berdasrkan Informasi dari pihak Kemensos, besaran bantuan yang akan diserahkan Menteri kepada warga korban banjir di Konawe Utara seluruhnya mencapai Rp1,5 miliar lebih,” ujarnya.

Bantuan sebesar itu meliputi, bantuan logistik tanggap darurat sebesar Rp1.084 miliar dan bantuan perlengkapan pengungsian sebesar Rp450 juta lebih.

Harmin Ramba menambahkan, kunjungan perdana Mensos ke wilayah Konawe Utara juga akan didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Harry Hikmat.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Konawe Utara menyebutkan, warga yang mengungsi akibat banjir yang melanda daerah itu sejak 2 Juni 2019 sudah mencapai 4.585 orang atau 1.340 kepala keluarga (KK).

Titik lokasi banjir di daerah itu mencapai 13 desa, yakni di Desa Tambakua, Langgiwo, Polora Indah, Sabandete, Mopute, Longeo, Tapuwatu, Walalindu, Alawanggudu, Puuwanggudu, Labungga, Laronanga dan Kelurahan Lino Moio.

Ke 13 desa tersebut berada di Kecamatan Langgikima, Asera, Oheo, Landawe, Wiwirano, dan Andowia. Banjir itu akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi sehingga 3 sungai meluap yakni Sungai Lalindu, Wadolo dan Wadambali.