BERBAGI
Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, S.Sos MA, Saat ikut berpartisipasi dalam acara Trail Adventure 2016 KNPI Jateng (Foto: WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua DPRD Kota Semarang H. Supriyadi, S.Sos, M.A tidak menginginkan adanya penyimpangan penggunaan anggaran terkait pelaksanaan Grand PRIX Motocross MXGP of Asia 2019 sebanyak 15 Miliar.

“Tentunya kita tidak mau adanya penyimpangan terkait penggunaan anggaran yang tidak tepat maka dari itu kita lebih berhati-hati dan harus cermat dalam hal memutuskan sesuatu apalagi menyangkut anggaran 15 Milyar,” katanya pada Selasa (11/6/2019).

Dia juga mengatakan bahwa DPRD Kota Semarang juga telah melaksanakan Rapat Konsultasi Pimpinan DPRD membahas Permohonan Persetujuan Memorandum Saling Pengertian (MSP) tentang Penyelenggaraan Grand PRIX Motocross MXGP of Asia 2019.

“DPRD Kota Semarang telah melaksanakan rapat Paripurna dalam rangka menanggapi surat dari pemerintah kota terkait dengan MSP penyelenggaraan MXGP Motocross 2019,” ucapnya.

Supriyadi juga menambahkan bahwa anggaran dari rakyat kota Semarang harus dilakukan monitoring secara intensif sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara transparan.

“Anggaran dari rakyat kota Semarang harus dipertanggung jawabkan secara transparan Oleh karena itu kami berharap adanya
monitoring secara intensif,” ujarnya.

Dia juga berharap nantinya seluruh pemasukan dari MXGP Motocross 2019 dapat masuk ke kas daerah sehingga menjadi tambahan Pendapatan daerah kota Semarang.

“Sehingga nantinya seluruh pendapatan dari pelaksanaan MXGP Motocross 2019 itu bisa masuk ke kasda sehingga menjadi tambahan Pendapatan asli daerah kota Semarang,” pungkasnya.