BERBAGI
Hidayat (kiri) usai menerima piala sebagai penyiar terbaik KPID Jateng 2019 di Solo (Foto: Dok Pribadi)

SOLO, Warta Nasional – Malam Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jateng memberikan anugerah penyiaran kepada Penyiar Radio Elshinta Semarang Hidayat dalam kategori Penyiar Pria Terbaik 2019 yang diselenggarakan di Central Garden Lor In Colomadu Karanganyar, Sabtu (22/06/2019) Malam.

Rasa syukur Alhamdulillah, terucap dari penyiar yang ceria dan humble itu yakni dengan nama lengkap Intan Hidayat yang merupakan saat ini sebagai anchor news di Radio Elshinta Semarang.

Hidayat sapaan akrabnya di udara dan di darat, ia mengatakan, dari hobi bicara dan membaca, dia menekuni sebuah pekerjaan yang menjadi passionnya hingga saat ini.

Hidayat, sebelumnya pernah bergabung di stasiun radio yang berada di Ungaran Kabupaten Semarang, keasyikannya dengan majlis dzkir Alkhidmah ia menekuni menjadi reporter Jurnal Alkhidmah di Radio Rasika USA FM dan sekarang berlabuh di Radio Elshinta sejak tahun 2013 hingga sekarang.

“Saya masuk di perkancahan radio mulai 2008. Bagi saya pribadi, menjadi reporter dan penyiar merupakan hobi yang dibayar,” jelas Hidayat saat ditemui awak media di Solo, Sabtu (22/06/2019) malam.

Kurang lebih sebelas tahunan berkecimpung di dunia radio, Hidayat telah menyicipi asam dan pahit manisnya sebagai seorang reporter dan penyiar radio. Secara garis besar, ia sangat menikmati pekerjaannya.

Dia disamping menjadi penyiar, juga telah cukup banyak mengikuti beberapa pelatihan dan uji kompetensi sebagai reporter atau wartawan, yakni dengan mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) dengan lembaga penguji dari PWI dan Dewan Pers.

Alhamdulillah, Puji syukur kepada Allah SWT, ia pada Tahun 2011 lulus UKW untuk tingkat Wartawan Muda, Tahun 2015 lulus untuk tingkat Wartawan Madya, dan 2019 lolos untuk tingkat Wartawan Utama.

“Mendapatkan gelar wartawan yang kompeten itu sangat berat sehingga butuh proses ujian dan tahapan-tahapan yang harus dilakukan diantaranya dengan mengikuti UKW tersebut,” katanya.

Tak mulus. Perjalanan yang dihadapi pria kelahiran 1989 silam ini mengalami banyak kendala dan tantangan dalam mencapai penyiar pria terbaik Jawa tengah. Disampaikan Hidayat pada Tahun 2016 pernah mendapatkan Nomine Penyiar Pria Terbaik 3, pada tahun 2018 mendapatkan Nomine Penyiar Pria Terbaik 2 dan Tahun 2019 ini mendapatkan kategori Penyiar Pria Terbaik.

“Alhamdulillahirobbil’aalamiin, puji syukur saya panjatkan Tahun 2019 ini mendapatkan anugerah penyiar pria terbaik Jawa Tengah,” ucapnya.

Selain menjadi Penyiar Radio dan wartawan, Ia ternyata banyak kegiatan organisasi yang diikuti baik organisasi keprofesian maupun kemasyarakatan diantaranya menjadi anggota PWI Jateng, SMSI Jateng, Kahmi Jateng dan sebagainya.

Selama bergabung di Radio Elshinta Semarang 91 FM, bakat dan kemampuannya semakin terasah. Evaluasi rutin digelar setelah siaran dilakukan dengan tujuan supaya membentuk karakter penyiar yang baik dan profesional.

“Radio Elshinta bagi saya bukan radio biasa. Seorang penyiar harus cerdas dan mampu merepresentasikan bagaimana program serta visi misi radio. Tidak hanya sebagai penyiar, reporter tetapi juga bisa menjadi producer siaran. Bukan hanya datang lalu berbicara kepada para pendengar, persiapan yang kita lakukan dari hulu ke hilir, begitu pula evaluasinya, ” tuturnya.

Berkat jadi penyiar dan reporter radio itu, dia juga sering dapat job menjadi Moderato di berbagai acara. Sehingga menambah rezeki dan relasi serta pengalaman yang terbaik untuk kedepannya.

”Intinya semua yang dilakukan dengan ikhlas, sabar dan selalu berdoa pasti akan berbuah manis. Apalagi dilakukan dari hati, jadi enjoy menjalani rutinitasnnya,” imbuhnya.

Saat ini Hidayat membawakan program siaran di Radio Elshinta Semarang yakni pada Edisi Pagi, Edisi Siang dan Edisi Sore dan Program Radio Talk seperti Parlemen di Radio dan sebagainya di frekuensi 91 FM. (WN-009)

Editor : Hanifah