BERBAGI
Ketua DPRD Kota Semarang, H Supriyadi, S.Sos MA (Ist)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk event internasional MXGP 2019 yang akan digelar Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019 mendatang.

“Harus bisa mempersiapkam sebaik mungkin. Jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu penyelenggaraan ini,” katanya kepada wartanasional.com, Kamis (11/07/2019).

Supriyadi menyebut, dalam pelaksanaan beberapa hal yang harus diantisipasi diantaranya parkir yang mahal, pelayanan di lokasi, dan penjualan berbagai macam kuliner.

“Jangan sampai ada komplain parkir mahal, harga kuliner jangan ngepruk. Para pengunjung kesini kan dalam ranhka berwisata dan menikmati hiburan MXGP,” ujar politisi PDI Perjuangan.

Dia juga berharap, masyarakat Kota Semarang tetap menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Sehingga, para pengunjung akan tertarik kembali mendatangi Kota Semarang.

Rencananya nanti ada sekitar 200 kendaraan mengikuti Rolling Thunder MXGP of Asia di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (12/7) mendatang.

Mereka dari berbagai komunitas otomotif seperti Komunitas Pajero Indonesia One Chapter Semarang Raya, 24 Jeep Indonesia Off-Road Federation (IOF), 12 motor komunitas Semarang XMAX Community (SEXY), serta 154 motor trail komunitas Mtrex dan RBCT.

Mereka mereka mengikuti Rolling Thunder mulai dari Jalan Pemuda menuju Jalan Pandanaran, berputar di Simpanglima menuju ke Jalan Pahlawan. Kemudian, peserta menuju Jalan Veteran, melewati Simpang Kariadi, masuk ke Jalan Kaligarang, Sampokong Jalan Pamularsih, hingga ke Kalibanteng.

Mereka menuju ke Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sugiyopranoto. Kemudian, mereka memutari Tugu Muda dan kembali ke arah Kalibanteng untuk menuju ke Sirkuit MXGP of Asia di BSB Mijen.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Semarang, Trijoto Sardjoko mengatakan, kegiatan rolling thunder ini sekaligus untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa MXGP mulai digelar. Sehingga, masyarakat akan tahu dan ikut bersama meramaikan sekaligus mendukung gelaran internasional tersenut.

“Saya pikir masyarakat sekarang sudah paham, karena ini kan sudah tahun kedua. Sehingga, kelihatan masyarakat juga sudah semakin paham mengerti dan kita berharap masyarakat nanti akan ramai-ramai,” katanya.

Menurutnya, MXGP of Asia ini merupakan agenda besar kota semarang yang menjadi lompatan besar untuk mendukung kegiatan pembangunan sekaligus dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Selain itu, gelaran ini juga mengenalkan Kota Semarang kepada dunia internasional.

“Kenapa begitu? karena dengan kegiatan yang tingkat internasional ini Kota Semarang akan banyak dikunjungi orang. MXGP di Semarang dan akan ditonton oleh ratusan juta pasang mata di seluruh dunia yang pasti akan menjadi perhatian,” pungkasnya. (WN-011).

Editor : Hanifah