Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono (Foto: Ist)

SEMARANG, Warta Nasional – DPRD Kota Semarang merespon adanya temuan obat di Kota Semarang diduga palsu yang diproduksi oleh salah satu pabrik di Kota Semarang.

“Ada permasalahan dalam peredaran obat di Semarang dengan ditemukannya pemalsuan obat yang diproduksi oleh salah satu pabrik di Kota Semarang,” Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono di Semarang, Kamis (01/08/2019).

Wiwin mengatakan, untuk mencegah peredaran obat palsu, Ia berharap DKK dapat menjalin komunikasi dengan pemilik apotek melalui sosialisasi tentang bagaimana manajemen apotek dan informasi informasi lain, serta melakukan sidak rutin yang tidak terjadwal.

“Diharapkan dengan adanya partisipasi masyarakat dan kerjasama yang baik antara DKK, balai POM dan Kepolisian dapat mencegah terjadinya peredaran obat palsu,” katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Semarang Sarwoko menyampaikan bahwa pembinaan dan perijinan merupakan kewenangan dari DKK, sidak rutin dan tidak terjadwal di beberapa apotek pun sudah dilakukan sebagai salah satu bentuk pembinaan.

Peredaran obat palsu merupakan persoalan pemenuhan hak masyarakat untuk hidup sehat dan bagian kecil dari persoalan besar yang dihadapi oleh negara dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut menjadi tanggung jawab kita bersama baik itu pemerintah, Perguruan Tinggi, LSM serta Organisasi Profesi, agar kelak peredaran obat palsu tidak terulang kembali. (WN-001)

Editor : Tri Wahyu