BERBAGI
Founder Edukasi Pemalang, dr HM Nur Aziz saat bersama anak-anak PAUD di Pemalang (Foto: Dok. Pribadi/Ist)

PEMALANG, Warta Nasional – Momentum hari ulang tahun (HUT) ke-69 Jawa Tengah berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah mengintensifkan pengembangan wisata edukasi guna meningkatkan jumlah wisatawan ke wilayah setempat.

“Pemkab setempat harus berkomitmen untuk terus meningkatkan wisata edukasi guna menarik minat belajar khususnya anak-anak,” kata Founder Edukasi Pemalang, dr HM Nur Aziz kepada wartanasional.com di Pemalang, Kamis (15/08/2019) kemarin.

Dokter Aziz sapaan akrab dr HM Nur Aziz mengungkapkan, agar pemerintah daerah setempat bisa menciptakan lebih banyak objek wisata dan tempat rekreasi yang sarat dengan muatan pendidikan khususnya di Kabupaten Pemalang.

“Sehingga anak-anak bisa bermain, berwisata dan berekreasi namun tetap bisa sambil belajar dan mendapatkan banyak manfaat dari lokasi yang didatangi,” katanya.

Dokter Aziz mengapresiasi juga langkah Pemerintah Provinsi yang akan meningkatkan anggaran pendidikan hingga Rp1 triliun lebih, salah satunya untuk menggratiskan biaya sekolah bagi siswa miskin.

“Mudah-mudahan anggaran pendidikan tersebut nantinya bisa terlaksana, sehingga yang benar-benar warga miskin sekolahnya gratis,” ujarnya.

Pendiri Rumh Sakit Prima Medika Pemalang itu, menambahkan Kabupaten Pemalang belum ada wisata edukasi yang diciptakan, sehingga perlu ada trobosan untuk membuat salah satu objek wisata edukasi yang bisa diperuntukan bagi warga setempat.

“Banyak taman dan tempat wisata namun belum ada yang fokus untuk edukasi, sehingga ini perlu menjadi perhatian bersama,” imbuhnya.

Pada HUT Ke-69 Jawa Tengah, dokter Aziz berharap ada kemajuan dan keberpihakan pemerintah daerah untuk mengembangkan di sektor pendidikan termasuk adanya wisata edukasi, serta ada perhatian kepada guru dan tenaga pendidik yang ada di daerah.

“Berharap ada perhatian serius di sektor pendidikan, sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan seputar pendidikan di daerah,” pungkasnya. (WN-009)

Editor : Hanifah