BERBAGI
Ist

BENGKULU, Warta Nasional – Musim kemarau yang melanda Bengkulu sejak Juli membuat sejumlah daerah di Kota Bengkulu mulai mengalami krisis air bersih. Beberapa sumber air yang dikelola PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu juga mulai mengalami kekeringan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Marjon mengatakan, beberapa sumber air di Kota Bengkulu seperti Sungai Jenggalu, Sungai Nelas dan Sungai Muara Bangkahulu saat ini surut dan kondisinya mengkhawatirkan.

“Sumber air kita yaitu air Jenggalu, air Nelas dan sungai Muara Bangkahulu kondisinya saat ini sudah mengkhawatirkan, sudah surut sekali,” kata Marjon di Bengkulu, Rabu.

Marjon menyebut, Pemerintah Kota Bengkulu dalam beberapa waktu terakhir banyak menerima laporan terkait kekeringan dari masyarakat di beberapa kelurahan di Kota Bengkulu.

Kata Marjon, kekeringan terparah berada di wilayah dataran tinggi seperti kawasan Hibrida atas. Hal ini karena volume air dari PDAM yang semakin mengecil dan tidak bisa mengakses daerah dataran tinggi.

Marjon mengimbau masyarakat di Kota Bengkulu khususnya masyarakat yang bermukim disekitar pintu air PDAM untuk menghemat penggunaan air. Hal ini agar masyarakat di dataran tinggi tetap bisa mendapatkan air bersih.

“Kita harapkan masyarakat agar berhemat dengan air sesuai dengan suasana sekarang yang lagi musim kemarau,” imbau Marjon.

Mengantisipasi kekeringan akibat dampak kemarau panjang ini, jelas Marjon, Pemerintah Kota Bengkulu melalui PDAM Tirta Dharma menyediakan fasilitas tanki air bersih siap antar. Bagi masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi PDAM Tirta Dharma.

Selain itu, saat ini Pemerintah Kota Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sedang menyiapkan tambahan sumber air untuk masyarakat Kota Bengkulu yang diambil dari PLTA Musi yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kata Marjon, kemungkinan program ini baru direalisasikan pada 2020 mendatang. Saat ini program ini sedang dalam tahap menghubungkan antara sumber air di PLTA Musi ke Kota Bengkulu. (Ant/WN-001)