BERBAGI
Lambang Nahdlatul Ulama (istimewa)

BANYUWANGI, Warta Nasional – Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banyuwangi Moh Ali Makki mengemukakan bahwa satu-satunya pengurus cabang Nahdlatul Ulama yang mengusulkan langsung kepada PBNU untuk menjadi tuan rumah Muktamar Ke-34 NU pada 2020 hanya PCNU Banyuwangi.

“Memang PCNU Banyuwangi satu-satunya yang mengusulkan langsung menjadi tuan rumah Muktamar Ke-34 NU tahun 2020. Yang kami tahu usulan melalui PWNU ada tujuh se-Indonesia,” kata Moh Ali Makki saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin malam.

Namun demikian, katanya, PCNU Banyuwangi kulonuwun ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) sebelum mengusulkan menjadi tuan rumah Muktamar tahun depan.

“Alhamdulillah PWNU Jatim mendukung dan akan membantu usulan kami menjadi tuan rumah Muktamar NU yang akan datang. Kami juga pasrah kepada tim dari PBNU,” ucap Gus Makki, sapaan akrabnya.

Pengusulan jadi tuan rumah Muktamar Ke-34 NU oleh PCNU Banyuwangi, lanjutnya, karena di Banyuwangi terdapat banyak sejarah penting mengenai perjalanan NU.

Seperti Mahaguru Nahdlatul Ulama Syaikhona Muhammad Cholil dari Bangkalan yang pernah nyantri menuntut ilmu di Pondok Pesantren Al Ashriyyah, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Menurut Gus Makki, dari catatan sejarah Mahaguru Nahdlatul Ulama Syaikhona Muhammad Cholil mencari ilmu (ngangsu kawruh) kepada KH Basyar, dan setelah itu beliau melanjutkan menuntut ilmunya ke Tanah Hijaz (Arab).

“Banyuwangi juga pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-9 pads tahun 1934 di Pondok Pesantren Kyai Saleh Lateng. Dan Muktamar ketika itu juga menjadi tonggak sejarah berdirinya Gerakan Pemuda Ansor,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Banyuwangi, itu.

Tidak hanya itu, Gus Makki mengatakan bahwa pengusulan jadi tuan rumah Muktamar di Banyuwangi juga karena pertimbangan lain, fasilitas sarana dan prasarana di Banyuwangi memadai, terlebih akses transportasi bisa diakses melalui darat, laut dan udara.

Selain itu, di Banyuwangi juga ditunjang sarana ketersediaan hotel berbintang yang lokasinya di seputaran kota.

“Untuk Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentunya siap menjadi tuan rumah Muktamar NU. Kita pasrah dan menunggu hasil kajian tim dari PBNU,” tuturnya.

Muktamar NU diselenggarakan lima tahun satu sekali dan Muktamar Ke-34 diperkirakan dilaksanakan pada Agustus-September 2020. (Ant/WN-001)