BERBAGI
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Imam Taufiq, M.Ag

SEMARANG, Warta Nasional – Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Imam Taufiq MAg merasa bangga kepada para mahasiswa dan pemuda pemudi yang terpilih sebagai peserta dalam kegiatan penumbuhan minat kewirausahaan dikalangan Pemuda tahun 2019 .

Imam Taufiq mengatakan, ada 500 peserta yang terpilih setelah melalui proses pendaftaran yang begitu ketat, terhitung ada 1600 an pendaftar pada kegiatan itu yang dilaksanakan di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Jl. Prof. Dr. Hamka Ngaliyan Semarang. Selasa (10/9) kemarin.

“Keinginan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan para pemuda pemudi untuk berwirausaha gayung bersambut dengan program kemenpora RI, hal ini terbukti hari ini hadir 500 calon wirausahawan muda ditengah-tengah kita.” ungkapnya.

Setelah beberapa bulan lalu dilantik sebagai rektor UIN Walisongo Semarang, beliau berkeinginan UIN Walisongo Semarang bergerak lebih maju. Saat ini UIN Walisongo Semarang sedang berbenah, ditahun ini Insya Allah pembangunan delapan gedung baru akan selesai dan diharapkan pembangunan tersebut bisa mensupport pelayanan kepada mahasiswa,” katanya.

“Saya berharap peran alumni yang bergelut di bidang wirausaha dapat lebih berguna untuk Negara sehingga mereka tidak bercita-cita menjadi seorang PNS,” harapnya.

Beliau mengangkat sosok muslimah seorang wirausahawati yang sukses memperjuangkan agama Allah SWT ditengah-tengah kaum jahiliyah masa itu, yakni Khadijah binti Khuwailid merupakan isteri pertama Nabi Muhammad SAW seorang wirausahawati yang sangat sukses dan sangat getol memberikan hartanya untuk memperjuangkan agama islam saat itu.

“Beliau sosok yg bisa jadi panutan karana mampu mengoptimalkan segala keahliannya untuk menjadi sukses didunia dan dijalan Allah SWT. Maka dari itu gunakan kesempatan ini untuk memperoleh ilmu sebaik-baiknya sehingga bisa menjadi wirausahawan sukses yang mengikuti jejak Khadijah berjuang di jalan Allah SWT,” terangnya.

Ditambahkan Imam Taufiq, berharap nantinya bisa tampil menjadi Pemuda hebat, Pemuda Mandiri, Pemuda yang bisa membangun daerahnya sendiri dengan merubah mindset dan dengan modal usaha yang sedikit bisa dikembangkan dengan baik.

Dr. HM. Asrorun Ni’am Sholeh MA Selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI mengatakan, bagaimana menjadikan wirausahawan di tengah-tengah kehidupan masyarakat milenial yang punya budaya kerja menjadi wirausaha tidak hanya dengan kemampuan saja tapi juga kreatifitas serta daya kreasi yang tinggi.

“Untuk berwirausaha dan bisa bersaing didunia milenial ini pemuda harus inovatif dan kreatif, sehingga dapat berkembang dan bisa mempunyai tantangan kedepan, selain kreatif dan inovatif untuk menjadi sukses pemuda harus punya integritas yang kuat,” tegasnya.

“Kita semua punya potensi, salah satunya yaitu berwirausaha. Seluruh pemuda mulai sekarang harus bercita-cita sebagai wirausahawan sukses, karna dengan begitu anda ikut membantu mengentaskan kemiskinan di daerah anda” Lanjutnya.

“Untuk menjadi wirausahawan sukses jangan pernah menganggap sepele hal-hal sepele disekitaran kita, bisa jadi hal sepele tersebut bisa buat kita jadi wirausahawan sukses.” Pungkasnya

Sementara itu, A Mujib Rohmat MH selaku DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, beliau mengatakan bahwasanya penting sekali menanamkan jiwa entrepreneurship pada diri pemuda saat ini.

“Jiwa entrepreneur tidak hanya datang secara takdir akan tetapi butuh digali dengan baik serta sungguh-sungguh, karna seorang entrepreneur sukses harus kreatif, inovatif dan berintegritas,” terangnya.

Menurutnya, jangan selalu berorientasi pada pekerjaan yang digaji. “Yang paling baik adalah Bagaimana kalian bisa menjadi orang yang menggaji,” katanya.

Dalam kegiatan itu nampak hadir, Dr. HM. Asrorun Ni’am Sholeh MA Selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Dr. H. A Mujib Rohmat MH selaku DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, Drs. Imam Gunawan, M.Ap selaku Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI dan turut mendampingi Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. H. Imam Taufiq MAg serta para Dekan, para kepala lembaga dan para kabag di lingkungan UIN Walisongo Semarang. (WN-008)

Editor : Tri Wahyu