BERBAGI
Pengendara melintas dengan hati-hati di jalan yang rusak di jalur dukuh Kamulyan dan dukuh Bungin Danasari Pemalang (Foto : WN)

PEMALANG, Warta Nasional – Para pengguna dan warga Desa Danasari Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang sudah lama mengharapkan jalan di dukuh Kamulyan dan dukuh Bungin desa Danasari kondisinya baik dan layak. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama untuk ke pusat kota Pemalang.

Ahmad (42), warga dukuh Bungin Danasari mengatakan, pihaknya sudah lama mengeluhkan jalan desa yang kondisinya buruk tersebut. Bahkan, sudah beberapa kali mengusulkan kepada pihak pemerintah desa Danasari dan Kecamatan Pemalang bahkan ke Pemerintah kabupaten (pemkab) Pemalang.

”Kami bersama warga sudah beberapa kali mengusulkan tapi sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali,” katanya kepada wartanasional.com di Pemalang, Senin (7/10).

Menurutnya, jalan yang kondisinya rusak itu terdapat antara jalan dukuh kamulyan–Bungin. Kondisi jalan yang rusak di area persawahan dan perkebunan. Jalan tersebut selalu digunakan oleh warga setiap harinya untuk beraktifitas, baik sekolah, pasar dan bekerja.

”Sepengetahuan saya jalan ini sudah lama belum diperbaiki oleh pemerintah. Ya memang kondisinya rusak parah dan banyak lubangnya, suka kasihan kalau liat anak sekolah melintasi jalan ini. Terlebih jika ada orang hamil kasihan, sebab, harus memilih jalan yang bagus apalagi dimusim penghujan,” ujarnya.

Kondisi jalan rusak diantara dukuh Kamulyan dan dukuh Bungin Danasari Pemalang

Ahmad berharap Pemkab Pemalang melalui dinas terkait segera memperbaiki. karena jalan itu, selalu digunakan warga dan anak anak sekolah. Selain itu, jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke pusat kota Pemalang.

”Tolong lah, kasihan warga yang melintas harus susah payah, kepengin jalan-jalan kondisinya bagus, karena sudah lama kondisi jalan kamulyan-bungin ini dibiarkan rusak. Informasinya, tahun kemarin mau diperbaiki tapi sampai saat ini belum,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan, Fatimah (25) salah satu pengguna jalan yang rutin melintas jalan tersebut. Menurutnya, dirinya setiap pagi dan sore selalu melintasi jalan itu, walau kondisinya sangat memprihatinkan. Dia terpaksa melintas, sebab jalan ini merupakan jalan alternatif menuju lokasi tempat ia bekerja.

”Rumah saya di wilayah Bungin, sedangkan lokasi tempat bekerja di Kota Pemalang. Jadi, jalan inilah merupakan akses terdekat menuju tempat kerja. Walau kondisinya rusak parah, ya terpaksa di lewati,” ujarnya

Menurutnya, dirinya kadang merasa prihatin ketika melintasi jalan tersebut dimusim penghujan. Sebab, melaju kendaraan harus ekstra hati hati karena banyak lubang yang digenangi air. Ditambah penerangan jalan yang sama sekali tidak ada, sehingga sangat memprihatinkan.

“Apalagi kalau melintasi pada malam hari, menjalankan kendaraan harus pelan dengan kondisi jalan yang rusak dan jalan yang gelap tanpa lampu penerangan jalan, sangat rawat bagi saya yang perempuan,” katanya.

Ditambahkan oleh Fatimah, hampir semua driver ojek online mengeluhkan akan kondisi jalan tersebut, kondisi jalan yang rusak dan penerangan jalan sama sekali tidak ada.

“Kami berharap pemerintah setempat akan peduli dengan jalan yang rusak ini, sehingga cepat untuk segera di perbaiki agar tidak ada pengendara yang terjatuh atau terpleset akibat kondisi jalan yang rusak,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hanifah