BERBAGI
Satuan tugas TMMD ke-106 Kodim 106 Sidoarjo, Jawa Timur mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembangunan jembatan di Kupang, Sidoarjo. (Istimewa)

SIDOARJO, Warta Nasional – Satuan tugas pendukung program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-106 Kodim 106/Sidoarjo, mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembangunan pondasi jembatan di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Serma Sutrisno selaku Bati ops TMMD, Rabu mengatakan ada empat unit alat berat yang dikerahkan dalam pelaksanaan TMMD ini guna mempercepat pembangunan di wilayah setempat.

“Alat berat berupa 4 unit eskavator itu dikerahkan untuk pengerukan pondasi jembatan dan pondasi pekerjaan avour,” katanya di Sidoarjo.

Ia menjelaskan, pengerahan alat berat ini untuk mempercepat pembangunan, sehingga mampu mencapai target yang diharapkan.

“Kami akan terus bekerja dengan cepat supaya pelaksanaan pembangunannya bisa berjalan sesuai dengan target waktu yang ditentukan,” ucapnya.

Menurutnya, Satgas TMMD Ke 106 Kodim 0816 Sidoarjo yang bertempat di Desa Kupang Kecamatan Jabon, ini menargetkan pengerjaannya bisa 100 persen pada H-3 sebelum penutupan TMMD.

“Dalam dua pekan ini kami akan memfokuskan pekerjaan fisik TMMD pada sasaran pembangunan jembatan, mengingat waktu yang tersisa untuk pembangunan jembatan tinggal 22 hari lagi, sehingga penambahan personel satgas ditambah yang biasanya 30 orang menjadi 45 orang setiap harinya,” katanya.

Mohammad selaku kepala Desa Kupang mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih sekali kepada TNI dari Kodim 0816 Sidoarjo yang telah bekerja keras dalam membantu pembangunan yang berada di desa mereka.

“Mudah mudahan dengan adanya pembangunan TMMD ini masyarakat Desa Kupang mampu menikmati dan menambah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Yusuf selaku kontaktual Dinas PUPR Sidoarjo mengatakan bahwa pekerjaan jembatan estimasi selesai pada tanggal 29 Oktober 2019.

“Kami upayakan sebelum H-3 upacara penutupan TMMD dimulai seluruh pekerjaan jembatan sudah mencapai 100 persen,” ujarnya. (Ant/WN)