BERBAGI
Petani mengalami gagal panen (Foto: Ist)

PEMALANG, Warta Nasional – Sejumlah warga di desa kejene kecamatan randudongkal kabupaten Pemalang Jawa Tengah, mengeluhkan aliran irigasi dan akses jalan ke persawahan yang rusak. Sehingga mengakibatkan sebagian sawah dari petani banyak yang mengalami gagal panen.

Dari Informasi yang diperoleh wartanasional.com di Pemalang, lahan pertanian warga mengalami kesulitan pengairan beberapa tahun belakangan ini. Pasalnya, sarana irigasi yang ada di kawasan tersebut mengalami kerusakan.

Lokasi lahan pertanian yang mengalami kekeringan berada di dusun beber atau sawah blok dukulo desa kejene kecamatan randudongkal Kabupaten Pemalang.

Firman (40), seorang petani di desa kejene, mengatakan, kekeringan ini terjadi dikarenakan adanya saluran irigasi diberbagai titik yang mengalami kerusakan dan pendangkalan.

“Kondisi rusaknya jalur irigasi tersebut, disebabkan dari beberapa faktor diantaranya saluran pintu air yang tidak berfungsi secara optimal,” katanya kepada wartanasional.com di Pemalang, Rabu (09/10) kamirin.

Lanjut Firman, selain itu juga ada sebagian petani yang membuat saluran air baru untuk mengairi sawahnya tanpa melalui pintu air, serta pengelolaan lahan disaluran irigasi oleh beberapa warga yang menanam pohon besi, juga ikut menambah rusaknya saluran irigasi.

“Saya menilai, rendahnya kesadaran petani dalam menjaga saluran irigasi juga sebagai faktor semakin rusaknya saluran irigasi tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan Firman, penanganan pemerintah desa kejene dan warganya dalam memperbaiki saluran irigasi sudah dilakukan dengan cara kerja bakti serta menggunakan alat berat, namun penanganan tersebut belum bisa menghasilkan secara maksimal.

“selain itu jalur pertanian yang mengalami kerusakan ikut menambah perderitaan petani desa kejene. Apa lagi ketika musim penghujan tiba jalan sangat sulit untuk dilaluinya,” pungkasnya. (WN-009)

Editor : Tri Wahyu