BERBAGI
Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Alwin Basri (kiri) Bersama Ketua Inasgoc, Erick Thohir (Foto: WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Jawa Tengah, Dr Alwin Basri mengatakan, memaknai Hari Pahlawan pada 10 November haruslah bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bahwa perjuangan para pahlawan terdahulu sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan mandiri harus betul-betul kita teruskan apa yang menjadi amanah mereka,” kata Alwin Basri kepada wartanasional.com, Minggu (10/11).

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, pada zaman kemerdekaan, pahlawan adalah sosok yang ikut berperang mengusir penjajah. Namun sekarang, pahlawan sejati bisa diwujudkan dengan menjaga NKRI dari ancaman radikalisme dan terorisme.

“Saat ini harus bisa mengambil teladan dari para pahlawan untuk menjaga kemerdekaan RI yang telah diperjuangkan dulu. Apalagi dengan adanya ancaman radikalisme dan terorisme yang nyata-nyata ingin memecah belah NKRI,” ujarnya.

Lanjut Ketua Komisi D DPRD Jateng itu, Nilai-nilai kepahlawanan itu harus selalu ditumbuhkan, agar semangat anak muda Indonesia untuk menjadi teladan dan berbuat positif bagi bangsa Indonesia terus bergelora.

“Kalau hal itu terjadi, saya optimistis paham radikalisme dan terorisme tidak akan bisa masuk dan merusak sendi-sendi kehidupan di Indonesia,” imbuhnya.

Alwin Basri menambahkan, dengan karakter orang Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, agama, suku, dan perbedaan lainnya. Ia hanya menyayangkan saat ini salah satu kekuatan bangsa Indonesia yaitu gotong royong mulai luntur di dalam masyarakat.

“Masyarakat saat ini perlu mengingat kembali pesan Bung Karno bersama para pahlawan Kemerdekaan RI lainnya yang mengendepankan gotong royong saat membangun fondasi NKRI,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hanifah