BERBAGI
Susunan acara yang dipaparkan Ketua TP PKK Kaltim, Nor Baiti saat memimpin rapat persiapan, di Ruang Rapat Sekretariat TP PKK Kaltim, Kamis (5/12).(Istimewa)

SAMARINDA, Warta Nasional – Rencana perhelatan Gerak Jalan Keluarga Sehat dan Bahagia dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91 tahun 2019 terus dipersiapkan.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kaltim kembali menggelar rapat lintas sektor memantapkan persiapan pelaksanaannya.

Arahan terpenting, sebanyak 20 ribu peserta yang berpartisipasi diminta memeriahkan acara tersebut dan sesuai arahan dari pusat agar tidak diperbolehkan menggunakan plastik.

“Bisa dipastikan 20 ribu peserta gerak jalan tidak menggunakan botol minum plastik, peserta diminta membawa botol minum/tumbler masing-masing,” ujar Ketua TP PKK Kaltim, Nor Baiti saat memimpin rapat persiapan, di Ruang Rapat Sekretariat TP PKK Kaltim, Kamis (5/12).

Sebagai penunjang, panitia akan menyiapkan air minum menggunakan galon untuk membantu peserta yang ingin isi ulang botol minumnya.

Melalui ketentuan tersebut, dia berharap kegiatan mengurangi penggunaan plastik di lokasi kegiatan. “Terlebih pesertanya cukup banyak. Jika tidak diatur bisa menyumbang sampah plastik yang cukup banyak,” akunya.

Seperti diketahui, Gerak Jalan Keluarga Sehat dan Bahagia dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 91 tahun 2019 rencananya diikuti sebanyak 20 ribu peserta., rinciannya 2.000 PKK Samarinda, 1.000 keluarga TNI, 1.000 keluarga Polri, 1.000 BKOW, 5.000 mahasiswa Perguruan Tinggi se Samarinda, 1.0000 OPD Kaltim dan DWP, 1.000 OPD Samarinda dan DWP, serta 8.000 komunitas pemuda, olahraga, dan masyarakat.

Gerak jalan rencananya dilaksanakan 7 Desember 2019 dengan rute Start dari Stadion Madya Sempaja Samarinda arah Jl Wahid Hasyim I dan putar balik di depan Kampus Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda dan Finish kembali ke stadion.

Sebelum gerak jalan diawali senam sajojo bagi semua peserta yang berasal dari semua organisasi wanita termasuk pemprov, polda, kodam, dan unsur pendukung serta para guru dan pelajar. (Ant/WN)