BERBAGI
Koordinaotor MW Kahmi Jateng, I Wahid Dasuki (kiri) Bersama Ketua MW Sumut dan DIY Yogja di Rapimnas MN Kahmi di Menara Peninsula Hotel Slipi Jakarta, Minggu, (15/12).

JAKARTA, Warta Nasional – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW-KAHMI) Jawa Tengah (Jateng) menilai kondisi saat ini terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi mencapai 60% di sektor jasa.

“Pertumbuhan ekonomi saat ini mengalami keterlambatan terutama di sektor jasa mencapai 60% dan pertumbuhan sektor produksi justru turun,” kata Koordinator Presidium KAHMI Jateng, Ir Wahid Dasuki, M.Si saat pada acara seminar nasional dan rapat pimpinan nasional (rapimnas), di Menara Peninsula Hotel Slipi Jakarta, Minggu, (15/12/2019).

Wahid mengungkapkan, selain adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi pada sektor jasa, di sektor produksi pun mengalami penurunan. Hal itu akan berdampak pada krisis pangan, krisis air dan krisis energi terbarukan.

“Ironisnya saat ini masih terjadi pembiaran oleh Pemerintah, padahal perlu adanya penanganan yang serius,” ujarnya.

Lanjut Wahid, Kahmi Jateng sekarang ini mempunyai beberapa program diantaranya pengajian dan pengkajian terhadap permasalahan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

“Kegiatan pengajian dan kajian rutin tiap bulannya, untuk itu kami meminta kepada Majelis Nasional (MN) Kahmi untuk cepat menanggapi permasalan yang muncul dan dapat dijadikan acuan bagi MW maupun MD di daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, agenda Rapimnas KAHMI dan seminar nasional dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali, Ketua Dewan Pakar MN KAHMI Mahfud MD.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir sebagai keynote speaker dalam seminar nasional. Airlangga akan membawakan materi bertema, “Menumbuhkan Iklim Yang Kondusif Bagi Investasi, Dunia Usaha Dan UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Menuju Negara Maju.”

Selain Airlangga, hadir pula sebagai narasumber Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadlala, Wakil Ketua Umum Kadin Anindiya Bakri, Ketua REI Totok Lusida, Ketum Dekopin Nurdin Halid, Staf Khusus Presiden Arif Budimanta, dan Ketua Himpunan Pengusaha Korps Alumni KAHMI (Hipka) Kamrussamad. (WN-168)

Editor : Hidayatullah