BERBAGI
Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie (Foto : Dok WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie mengatakan PPP sebagai partai Islam ‘garis tengah’ yang mewadahi semua aliaran organisasi umat Islam Indonesia.

Penegasan itu didasarkan pada sejarah kelahiran PPP yang merupakan fusi atau penyatuan partai-partai Islam 47 Tahun lalu. Hal itu sesuai dengan tema dalam Harlah PPP 5 Januari 2020 besok. DPW PPP Jateng akan mengusung tema “Kembali ke Rumah Besar Umat Islam”.

“Karena itu sudah sangat tepat kalau PPP menjadi Rumah Besar umat Islam Indonesia dalam melakukan dakwah serta dalam rangka membangun bangsa dan negara Republik Indonesia,” kata Masruhan Samsurie kepada wartanasional.com di Semarang, Sabtu (4/1/2020).

Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng itu mengungkapkan, saat ini kondisi PPP secara nasional memang memprihatinkan berada di lingkup 4 persen kursi di parlemen dalam perolehan pemilu 2019 lalu.

“Semua dapil di wilayah kursinya turun, hanya DPW PPP Jawa Tengah saja yang justru kursinya meningkat dari 8 menjadi 9 kursi di DPRD Jawa Tengah,” kata Anggota DPRD Jateng Dapil 13 yang meliputi Kabupaten Batang, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan itu.

Lanjut Masruhan, kedepan, semua unsur konstituen partai harus bekerja ekstra keras dan cerdas sehingga dapat menempati peran-peran strategis dalam percaturan politik nasional bahkan internasional.

“Kami mengajak para pengurus, anggota kader, simpatisan dan konstituen PPP Jateng agar bekerja keras untuk meningkatkan jumlah suara PPP di daerah,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hidayat