BERBAGI
Kegiatan sosialisasi tahapan pilkada oleh KPU Kabupaten Kediri di kantor PCNU Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (5/1/2020). Kegiatan itu dihadiri anggota Fatayat NU Kabupaten Kediri. (Istimewa)

KEDIRI, Warta Nasional – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, gencar melakukan sosialisasi tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Kediri yang akan diselenggarakan bersamaan secara serentak dengan daerah lain pada 2020.

“KPU melaksanakan tugas untuk menyelenggarakan pilkada sesuai PKPU. Oleh karena itu dengan sosialisasi ini kami berharap masyarakat, terlebih lagi Fatayat NU juga membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pilkada,” kata Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim di Kediri, Minggu.

KPU melakukan sosialisasi salah satunya yang digelar di kantor PCNU Kabupaten Kediri. Kegiatan itu dihadiri anggota dari Fatayat NU Kabupaten Kediri. Mereka diberi sosialisasi terkait dengan tahapan pelaksanaan pilkada di Kabupaten Kediri yang akan digelar serentak pada 23 September 2020.

Nanang juga meminta warga menggunakan hak pilihnya secara aktif tanpa tergoda dengan praktik politik uang yang bisa saja terjadi. Dengan menggunakan hak pilih secara tepat, dengan memilih calon yang terbaik diharapkan nantinya Kabupaten Kediri juga semakin lebih baik.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait dengan rencana perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) serta panitia pemungutan suara (PPS) untuk pilkada. Rencananya kegiatan perekrutan itu akan dimulai pada pertengahan Januari 2020.

“Pada pertengahan bulan ini (Januari 2020) KPU akan membuka perekrutan badan ad hoc PPK dan PPS. Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria persyaratan boleh turut mendaftar tanpa terkecuali,” ujar dia.

Pengurus Fatayat NU Kabupaten Kediri Ro’aitu Nafif Laha mengatakan kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk membekali masyarakat khususnya anggota Fatayat NU agar lebih memahami tahapan pilkada. Dengan itu, nantinya mereka bisa menyalurkan aspirasi dengan baik.

“Anggota Fatayat NU ini banyak dan tersebar di 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri. Penting untuk kami mengetahui informasi, agar kami juga bisa menyampaikan informasi ke masyarakat lebih luas,” katanya. (Ant/WN)