BERBAGI
Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri (kiri) saat berbincang dengan warga penerima listrik murah. (Foto : Dok. WN)

REMBANG, Warta Nasional – Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mengaku sangat mendukung kegiatan Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Jateng dalam program unggulan seperti sambungan rumah listrik murah dan hemat untuk keluarga kurang mampu di Jawa Tengah.

“Saya berharap program itu dapat segera diselesaikan ke beberapa wilayah di Provinsi Jateng,” kata Alwin Basri kepada wartanasional.com seusai memantau program bantuan listrik di Dukuh Tajen RT 01 RW 02 Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Selasa (7/1/2020) kemarin.

Alwin Basri bersama dengan rombongan anggota Komisi D DPRD Jateng lain, memantau program bantuan listrik murah dan hemat untuk masyarakat yang kurang mampu di Desa Kalitengah Kabupaten Rembang.

“Semoga program tersebut bisa tepat sasaran dan sangat bermanfaat untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Seksi Dinas ESDM Provinsi Jateng, Teguh Yudi menjelaskan program yang menggunakan dana APBD Tahun 2019 tersebut memiliki program unggulan seperti sambungan rumah listrik murah dan hemat di Desa Kalitengah.

“Dinas ESDM telah melakukan pendataan warga kurang mampu di beberapa RT di Desa Kalitengah,” ungkapnya.

Selain sambungan listrik murah, lanjut Teguh, menambahkan telah melakukan pengeboran sumur kesatu di Dukuh hingga kedalaman 150 meter, belum mendapatkan sumber air dengan litologi batu lempung dan pada saat melakukan pengeboran yang kedua di Dukuh Banyu.

“Pengeborannya dilakukan hingga kedalaman 150 meter baru mendapatkan air dengan debit 0,5 liter per detik,” imbuhnya.

Ditambahkan, untuk Desa Binaan Kalitengah Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang, pihaknya telah melakukan bedah rumah dengan lingkup pekerjaan berupa melakukan rehab dinding rumah 6 warga yang dinilai sudah tidak mampu lagi menahan beban dan akan roboh dengan.

“Bedah rumah dengan anggaran sebesar Rp 65 juta dengan waktu pekerjaannya selama 30 hari,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hanifah