BERBAGI
Pengurus DPW PPP Jateng menjalin silaturahmi ke PWNU Jateng, Selasa (21/01) (Foto : WN/PPP)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie mengungkapkan silaturahmi DPW PPP Jateng ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng ini merupakan agenda partai yang saat ini sedang menjalankan rangkaian kegiatan peringatan hari lahir (Harlah) ke-47 PPP tingkat Jawa Tengah.

“Kami melakukan silaturahmi ke kyai NU ini, sekaligus untuk “nyadong dawuh ” kepada orang tua terkait dengan fungsi PPP sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan politik warga NU,” kata Masruhan Samsurie kepada awak media di sela kunjungan ke Kantor PWNU Jateng, Semarang, Selasa (21/01).

Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng itu mengatakan, peran dan kiprah PPP tidak bisa lepas dari NU. Secara historis PPP lahir dan eksis dari peran dan kiprah politik NU yang pada 1973 lalu.

“Bersama parpol Islam lainnya antara lain Parmusi, PSII dan Perti berfusi dalam satu wadah partai, yakni PPP,” tuturnya.

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidullah Shodaqoh SH saat menerima kunjungan pengurus DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jateng mengatakan sebagai aset bangsa, kehadiran PPP di panggung politik harus dapat mendatangkan manfaat untuk masyarakat luas, tak terkecuali nahdliyyin

“Parpol itu aset bangsa, kami berharap parpol termasuk PPP bisa memberi manfaat untuk umat yang di dalamnya ada warga NU yang memiliki garapan utama di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” ujar kyai Ubaid.

Saat menerima kunjungan ini, kyai Ubaid didampingi katib Syuriyah PWNU Jateng KH Imam Sya’roni, KH Muzamil (Ketua Tanfidziyah) dan KH Nur Sohib (Wakil Sekretaris tanfidziyah).

Sedangkan rombongan DPW PPP Jateng dipimpin Ketua DPW PPP Jateng H Masruhan Syamsurie dan Sekteratis DPW PPP Jateng Abdul Syukur serta beberapa pengurus PPP Jateng lainnya.

Menurut kyai Ubaid, NU bersikap sama dengan seluruh kekuatan politik atau parpol, hanya saja kadang-kadang hubungan itu sering terganggu pada saat ada agenda pilkada atau pemilu. Semuanya ingin dibela dan dibantu NU secara total.

Menyikapi keinginan itu, lanjutnya, NU selalu berupaya bersikap profesional dan proporsional, tidak larut apalagi terbawa-bawa untuk kepentingan atau urusan – urusan politik praktis.

“Kiprah politik PPP diharapkan dapat membawa manfaat untuk warga bangsa, termasuk warga NU,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hanifah